Berita Utama

Sisa Vaksin Tahap Pertama akan Diberikan kepada Masyarakat

MANSEL, papuabaratnews.co – Penanggungjawab gudang farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Selatan Meske Rumbiak menjelaskan, sisa vaksin tahap pertama yang tidak terpakai akan diberikan kepada masyarakat umum.

Menurut dia, dari 360 dosis vaksin yang disalurkan ke Kabupaten Mansel, tidak semua calon penerima yang terdaftar lolos dalam uji screening.

“Banyak yang tidak lolos screening, karena tensi darah dan faktor medis lainnya. Jadi sisanya kami tidak kembalikan, tapi nanti kami berikan kepada masyarakat,” katanya saat ditemui Papua Barat News di Komplek Puskesmas Ransiki, Senin (1/2/2021).

Dia menerangkan, hingga kini ada sekitar 86 dosis vaksin yang sudah disalurkan ke tiga puskesmas, yakni Puskesmas Oransbari, Ransiki dan Momiwaren.

“Yang sampai sekarang ini sudah diambil ada 86 dosis vaksin. Kita kasih ke tiga Puskesmas yang sudah teregistrasi yakni Oransbari, Ransiki dan Momiwaren,” ujarnya.

Dia menilai, dengan masa kadaluarsa yang cenderung lama, pihaknya bisa menyimpan sisa vaksin untuk kemudian menunggu proses vaksinasi terhadap nakes selesai dan segera mendata sisa vaksin tersebut untuk diberikan kepada masyarakat umum.

“Masa kada kadaluarsanya sampai 22 September. Jadi nanti dibahas sisa vaksin ini disimpan untuk diperuntuhkan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Disinggung terkait distribusi vaksin tahap kedua, dia mengaku belum memperoleh informasi terkait distribusi vaksin tahap dua untuk Kabupaten Mansel.

Sampai sekarang dari provinsi belum kasih informasi terkait vaksin tahap dua di Mansel. Jadi kita belum dapat angkanya. Setelah dapat, nanti dari Pemda tentukan sektor apa saja yang nantinya jadi prioritas,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 2 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.