Berita Utama

Siswa SLB Panca Kasih Belajar Tanggap Bencana

MANOKWARI, PB News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari memberikan pelajaran tanggap bencana alam untuk mengurangi resiko dampak dari bencana kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Panca Kasih Manokwari, Rabu (25/4).

Kasubid Kesiapsiagaan BPBD Manokwari, Jhon Angkota mengatakan pelatihan tanggap bencana itu merupakan keharusan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat termasuk masyarakat kebutuhan khusus.

“Ini tugas kami untuk bisa menyampaikan kepada siapapun untuk bisa memiliki gambaran berkenaan dengan pengurangan resiko bencana. Apalagi kaum disabilitas, sudah tentu memerlukan perhatian dan penanganan khusus,” kata Angkota.

Jhon Angkota berharap melalui pelatihan tanggap bencana siswa SLB memiliki pemahaman yang benar tentang tanggap bencana dan berbagai petunjuk teknis penyelamatan diri.

“Dua hari ini kita belajar bersama, agar mereka lebih tanggap jika terjadi bencana. Dengan mengetahui dasar-dasar penyelamatan diri saat terjadinya bencana seperti gempa ataupun kebakaran,” jelasnya.

Tak hanya pelatihan tanggap bencana yang diberikan, BPBD Kabupaten Manokwari juga memberikan bantuan alarm khusus kepada SLB yang beralamat di Keluraham Amban itu. Alarm tersebut dimaksudkan untuk memberikan peringatan dini kepada para siswa jika terjadi bencana.

“Ada 1 alarm, dan 4 lampu yang disiapkan, seperti diketahui di sekolah ini kebutuhan mereka berbeda-beda. Ada yang tuna rungu, tuna netra, tuna wicara dan tuna grahita yang mengenali kode bencana juga berbeda-beda,” terang Angkota kepada awak media.

Kepala SLB Panca Kasih Emma Ayatekken menyambut baik pelatihan ini dengan postif. Dia mengatakan siswa SLB yang mengikuti kegiatan pelatihan ini seluruhnya berjumlah 71 orang. Menurut Emma, pelatihan tanggap bencana sangat dibutuhkan siswa SLB. Mereka harus dilatih bagaimana kesiap-siagaan dan tentunya cepat tanggap menghadapi bencana alam.

“Pernah ada gempa pada saat jam belajar berlangsung. Sebagian siswa berlarian dan sebagian diam dan bertanya pada guru apa yang sedang terjadi. Disinilah pentingnya pelatihan tanggap bencana itu,” tkasnya.

Emma berharap bantuan alarm khusus yang disertai dengan pelatihan ini akan bermanfaat dan bisa diaplikasikan jika terjadi bencana. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.