Siswa SMPN 6 Manokwari Akhirnya Peroleh Bantuan Meja dan Kursi

Ayu H. Batarai : Bantuan Ini Tamparan Keras bagi Pemda

 

MANOKWARI, PB News – 39 siswa SMP Negeri 6 Manokwari akhirnya dapat belajar dengan dengan tenang dan nyaman, tidak lagi belajar menuntut ilmu di lantai karena tidak memiliki meja dan kursi.

Rasa wujud keprihatinan dengan para siswa SMPN 6 Manokwari yang belajar dengan terpaksa di lantai selama tujuh bulan terkahir, membuat sejumlah orang yang mengatasnamkan diri sebagai Kelompok Pemerhati Pendidikan Kabupaten Manokwari , Selasa (3/4) tergerak untuk membantu para siswa dengan memberikan bantuan meja dan kursi untuk belajar.

Ketua Komite SMPN 6 Manokwari, Ottow Sinery menuturkan, kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Pemerhati Pendidikan telah datang dan memberikan bantuan meubeler berupa meja dan kursi.

“Aksi bantuan ini dilakukan setelah mereka menerima informasi dari media massa terkait kekurangan meja dan kursi di salah satu sekolah yang ada di wilayah kota Manokwari ini,” ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Manokwari Ayu Humairah Batarai mengapresiasi respons cepat dari masyarakat yang peduli dengan pendidikan di daerah ini.

“Pihak sekolah dan kami (DPRD) sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena peran serta masyarakat dalam dunia pendidikan di daerah ini sangat baik. Kepedulian dan respon cepat muncul karena adanya pemberitaan pasca kunjungan yang kami lakukan di sekolah ini,” ungkap Batarai yang ditemui awak media di SMPN 6 Manokwari, Selasa.

Terkait bantuan meja dan kursi tersebut, menurut Batarai, kini satu masalah sudah terpecahkan. Semoga permasalahan lain satu per satu bisa diselesaikan, seperti perbaikan fasilitas toilet dan lain-lainnya.

“Karena rencananya DPRD akan menjadikan SMP Negeri 6 sebagai sekolah model bagi sekolah lainnya,” katanya.

Pantauan Koran ini, sebanyak 35 paket kursi dan meja diserahkan kepada pihak sekolah. Jumlah tersebut masih belum mencukupi seluruh kebutuhan sekolah, karena jumlah siswa yang selama ini belajar di lantai berjumlah 39 siswa, belum termasuk meja dan kursi guru.

“Pihak pemberi bantuan berjanji akan kembali lagi untuk melengkapi kekurangan 5 kursi untuk mencukupi kebutuhan para siswa,” imbuhnya.

Menurut Ayu Batarai, bantuan dari kelompok masyarakat ini merupakan tamparan keras bagi Pemerintah daerah, terlebih SD dan SMP yang ada di daerah ini merupakan tanggung jawab Pemkab Manokwari.

“Tentu ini jadi tamparan keras bagi Pemerintah daerah, dimana pendidikan dan kesehatan merupakan aspek dasar dalam pembangunan daerah,” tandasnya. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: