STIH Manokwari Luncurkan Buku Hukum Adat Suku Arfak

MANOKWARI, PB News – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari meluncurkan buku Eksistensi Hukum Adat Suku Arfak. Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan didaulat menjadi orang pertama yang menerima buku tersebut. Ketua STIH Manokwari Filep Wamafma menyerahkannya secara langsung kepada Bupati Demas pada saat apel gabungan di lapangan kantor Bupati Manokwari, Senin (16/4).

Pada kesempatan itu Filep Wamafma menyatakan, sebagai pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi STIH Manokwari menghasilkan produk penjabaran hukum suku Arfak. Proses penelitian yang memakan waktu satu tahun, yang kemudian dituangkan dalam sebuah buku yang siap dibaca oleh semua lapisan masyarakat.

“Kita memberikan buku ini kepada Bupati sebagai kepala daerah juga sebagai putra Arfak. Kita berharap buku ini bisa dijadikan referensi bagi pemerintah dan masyarakat dalam menunjang pembangunan,” jelasnya kepada wartawan.

Menurut Filep, pembuatan buku tentang hukum adat tersebut merupakan keterpanggilan STIH Manokwari sebagai kampus hukum, dalam rangka pengembangan informasi di wilayah hukum yang ada di wilayah Manokwari.

“Jika pembangunan dilakukan tapi kita lalai dalam melaksanakan hukum adat saya rasa akan sia-sia. Selain itu juga kita ingin menjadikan STIH sebagai laboratorium hukum adat di Manokwari,” tambahnya.

Selain Wondama yang sedang dalam proses penyusunan, dikatakan juga STIH Manokwari siap meneliti hukum adat Tambrauw yang merupakan wilayah hukum Manokwari.

Sementara itu, Bupati Demas mengaku bangga dengan kehadiran buku ini dan menyampaikan terima kasihnya. Dengan adanya buku ini, masyarakat umum bisa lebih memahami hukum adat yang dimiliki suku asli Manokwari (Arfak).

“Kepada ASN, saya mengajak untuk membaca buku ini, agar dipahami dan dapat dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Demas. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: