Berita Utama

Tabung Oksigen di RS Pratama Warmare Menipis

MANOKWARI, papuabaratnews.co Direktur Rumah Sakit (RS) Pratama Warmare, Alwan Rimosan mengungkapkan Rumah Sakit Pratama Warmare saat ini hanya memiliki 10 tabung oksigen dan diperkirakan tidak akan bertahan lama. Sehingga pihaknya telah menyurati Dinas Kesehatan untuk penambahan tabung oksigen.

“Untuk ketersediaan stok oksigen ini yang tidak aman. Stok yang ada sisa 10 tabung  saja, untuk dipakai pasien umum saja sudah habis. Perlu penambahan tabung oksigen lagi,” ungkapnya saat dikonfirmasi Papua Barat News melalui sambungan telepon, Minggu (29/11/2020).

Dijelaskan, penggunaan oksigen untuk pasien Covid-19 cukup banyak. Dimana satu pasien yang mengalami masalah pernapasan membutuhkan hingga empat tabung oksigen.

“Penggunaannya tergantung. Jika disertai sesak sekitar 3 hingga 4 tabung. Secepatnya saya akan bertemu dengan kepala dinas untuk antisipasinya seperti apa,” katanya.

Adapun jumlah pasien Covid-19 khusus untuk wilayah Warpramasi yang dirawat di RS Pratama saat ini sebanyak satu orang. Sementara lainnya melakukan isolasi secara mandiri.

“Kemarin satu orang baru saja meninggal, usianya sudah tua. Sekarang masih ada satu yang dirawat. Sebagian besar melakukan isolasi mandiri termasuk dua dokter dari Prafi dan beberapa perawat yang OTG,” beber Alwan.

Disebutkan Alwan, saat ini terjadi kelonjakan kasus positif Covid-19 di wilayah Warpramasi yang dipengaruhi oleh menurunnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.

“Karena hampir hasil swab yang di tracing maupun yang dilakukan oleh puskesmas-puskesmas itu banyak yang positif. Mereka sudah jarang menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya.(PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 30 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.