Berita Utama

Tempat Usaha Wajib Miliki Gudang Penyimpanan Limbah B3

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kemajuan teknologi dan pola hidup menghasilkan limbah B3 yang merupakan sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya (beracun). Sifat limbah B3 mudah meledak dan terbakar, reaktif, beracun, sangat berbahaya bagi lingkungan. Untuk itu tempat usaha atau industri wajib memiliki gudang tempat penyimpanan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Kepala Seksi Pengelolaan Limbah B3, Bidang Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Manokwari, Fransiska Maker menyebutkan, dari semua tempat usaha yang didatangi, masih ada tempat usaha yang belum memiliki gudang penyimpanan limbah B3.

“Ada beberapa yang sudah memiliki dan ada yang belum memiliki tempat penyimpanan,” paparnya belum lama ini.

Dikatakan, ada beberapa hal yang harus dipenuhi di gudang penyimpanan, salah satunya yakni adanya fentilasi udara di dalam gudang tersebut, serta wajib  da fasilitas tanggap darurat dan beberapa fasilitas lainnya.

Adapun salah satu tempat usaha berskala besar di Manokwari yang memiliki gudang penyimpanan limbah B3, yakni PT. SDIC, PT. Medco dan PLTD.

“Kalau untuk tempat usaha kecil sebagian besar belum terpenuhi,” sebutnya.

Ia menjelaskan, gudang tersebut merupakan salah satu persyaratan dan menjadi dasar untuk dikeluarkannya pertimbangan keluarnya rekomendasi ijin lingkungan. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 14 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.