Berita Utama

Tidak Ada ‘Cuci Gudang’ dalam Program 100 Hari Kerja

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, tidak ada istilah ‘cuci gudang’ dalam evaluasi kinerja pada program 100 hari kerja. Yang akan dilihat adalah kelayakan dan kecocokan serta berkompeten atau tidak dalam melaksanakan tugas dalam memimpin sebuah oraganisasi perangkat daerah.

“Itu yang akan kita nilai, setelah penilaian diharapkan proses rekrutmen segera dilakukan sehingga pengisian dan penyegaran dalam sistem pemerintahan harus segera kita lakukan,” ujar Hermus.

Lanjut Hermus, dirinya dan Wakil Bupati Edi Budoyo juga akan segera melakukan konsolidasi pemerintahan, terkait upaya Pemkab Manokwari untuk melakukan penilaian atas kelayakan aparatur sipil negara (ASN) yang akan diberikan kepercayaan dan wewenang untuk membantu bupati dan wakil bupati, dalam menyelenggarakan tugas-tugas umum pemerintahan serta pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Termasuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Masa jabatan kami hanya 3,5 tahun. Untuk itu dibutuhkan percepatan dalam penanganan semua program pembangunan daerah yang ada,” katanya.

Menurutnya, pihkanya membutuhkan ASN yang mengerti tentang pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan pada setiap tugas pokok dan fungsi disetiap OPD, dan mampu membantu kepala daerah di dalam mengakselerasi setiap program-program pembangunan daerah dengan baik sesuai dengan visi misi Pemkab Manokwari, yakni Kabupaten Manokwari menjadi pusat peradaban di tanah Papua dan ibu kota Provinsi Papua Barat yang religius, berdaya saing, mandiri dan sejahtera.

Ia menegaskan, evaluasi dilakukan secara menyeluruh dan akan mengisi kekosongan yang ada.

“Dan yang sudah terisi akan dievaluasi dan dinilai kembali sejauh mana kelayakannya. Kita akan lakukan roling sesuai kompetensi yang dimiliki oleh setiap ASN,” terangnya.

Diungkapkan Hermus, pasangan Hebo sesuai dengan komitmen dan janji politik dalam kontestasi pilkada yang lalu, akan berupaya mewujudkan program 100 hari kerja pemerintahan Hebo.

“Secara seremonial kita ingin tuntaskan syukuran dibeberapa distrik, mengingat ini adalah perjuangan seluruh rakyat Kabupaten Manokwari” ungkapnya.

“Kami harus bisa mendatangi seluruh rakyat yang pada 9 Desember lalu telah menggunakan hak konstitusinya untuk memilih dan mensukseskan Pilkada. Kami ingin menyampaikan pesan pemerintah kepada rakyat untuk mendukung pemerintahan tanpa sekat, konflik dan hal lainnya. Kami ingin berterimakasih atas partisipasinya,” tukas Hermus.

Sementara itu, terkait konsolidasi program-progran pembangunan daerah, lanjut Hermus, sebagai langkah awal, pihaknya akan mendorong penyelesaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pemerintahan Hebo dalam lima tahun kedepan.

“Musrenbang RPJMD kita berharap harus segera dipercepat. Kemudian terkait green desain pembangunan Manokwari sebagai ibu kota provinsi. Baik infrastruktur, ekonomi maupun sosial serta aspek-aspek lainnya akan diselesaikan dalam masa 100 hari kerja pemerintahan Hebo,” tandas Hermus.(PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 2 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.