Tidak Ada Pelanggaran Saat Pendaftaran Bapaslon

RANSIKI, papuabaratnews.co – Bawaslu Manokwari Selatan menyatakan pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran kode etik dari pihak penyelenggara, saat bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah mendaftar.

“Dalam pengawasan, KPU telah melaksanakan tahapan dengan benar dan belum ditemukan kesalahan ataupun pelanggaran selama ini hingga proses tahapan pendaftaran ditutup,” ujar Ketua Bawaslu Inggrit Sabubun kepada wartawan.

Inggrit lalu menepis isu-isu di masyarakat, terkait adanya perlakuan khusus kepada kandidat tertentu.

“Sebagai contoh, saat pasangan bacalon dari petahana Markus Waran dan Wempi Rengkung (MAWAR), tidak membawa surat kesehatan sweb mandiri, KPU tidak mengijinkan memasuki ruang pendaftaran dan hanya menunggu diluar hingga selesai pendaftaran,” ucapnya.

Hal sama, kata dia juga diberlakukan bagi bakal calon lainnya, Seblon Mandacan – Imam Syafi’i (SEMANIS), berkas pendaftarannya terpaksa dikembalikan untuk dilengkapi hingga batas waktu pendaftaran.

“Jika para penyelenggara dalam melaksanakan tahapan dinilai keluar jalur silakan menempuh jalur hukum dan bisa langsung melapor pada kepolisian, DKPP agar diporses hukum,” tukasnya. (PB24)

***Artikel ini Telah terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 9 September 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: