Berita Utama

Tokoh Adat Mansel Deklarasi Dukung Pilkada Damai

RANSIKI, papuabaratnews.co – Tokoh adat di Kabupaten Manokwari Selatan yang bergabung dalam Dewan Adat Suku (DAS) Wilayah III Doberay di 6 distrik bersama masyarakat setempat mendeklarasikan sikap mendukung dan mensukseskan Pilkada 2020 agar berjalan aman, damai, dan lancar.

Pembacaan deklarasi dilaksanakan di Pendopo Kantor Bupati Manokwari Selatan, Ransiki, Rabu (2/9/2020).

“Ini sebagai komitmen pengurus Dewan Adat Suku dan seluruh masyarakat untuk mendukung Pilkada 2020 nanti berjalan tanpa ada kendala,” ujar Ketua DAS Ransiki, Yusuf Kawey.

Yusuf Kawey berharap semua kalangan masyarakat secara bersama-sama mendukung dan menyukseskan agenda nasional itu.

“Kami berbicara bukan atas nama kandidat tertentu, tetapi atas nama dewan adat suku yang ada di Manokwari Selatan. Semua kandidat adalah putera-putera terbaik Manokwari Selatan. Kita hanya diminta  untuk datang mencoblos sesuai hati nurani lalu pulang. Siapapun yang menang itu anak-anak Mansel juga. Saya berbicara tidak ada hubungan dengan tim sukses,” terang dia.

Beberapa poin penting deklarasi tersebut, yaitu bahwa DAS dan masyarakat di Kabupaten Manokwari Selatan siap mendukung Pilkada 2020 yang jujur, aman, dan damai. DAS dan masyarakat juga mendukung Polri menindak pelaku penyebar hoaks dan ujaran kebencian.

DAS dan masyarakat seluruh Manokwari Selatan juga berkomitmen siap membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Manokwari Selatan, agar daerah ini selalu aman dan kondusif.

“DAS serta masyarakat sepakat untuk mendukung pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan Pilkada 2020. Tokoh adat harus berperan mewujudkan itu,” kata Yusuf Kawey.

Dia menegaskan, DAS netral dan tidak berpolitik praktis. Namun DAS berkepentingan dalam membantu menyukseskan serta mendukung terlaksana pemilu yang lancar, aman, dan damai.

“DAS tidak berpolitik. Di dalam DAS ini ada beragam latar belakang, termasuk partai politik. Kita saling menghargai dan menghormati. Organisasi ini mendukung penyelenggaraan pilkada, sedangkan pilihan politik, diserahkan kepada pribadi masing-masing,” demikian Kawey.

Turut hadir dalam deklarasi itu, Samsul Sami mewakili sesepuh di Ransiki dan puluhan undangan lain. (PB24)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 3 September 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.