Berita Utama

Tokoh Papua Minta Enembe Hormati Proses Hukum

MANOKWARI – Sejumlah tokoh masyarakat Papua mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut dugaan rasuah yang menyeret nama Gubernur Papua, Lukas Enembe. Salah satunya disampaikan oleh mantan Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Lambert Pekikir yang mengimbau, Lukas untuk patuh terhadap hukum.

“Jika merasa tidak bersalah dan kondisi kesehatan sudah memungkinan, saya minta Lukas Enembe untuk menyerahkan diri untuk diperiksa oleh pihak berwajib. Dan nanti apabila tuduhan tidak terbukti, nama baik Lukas Enembe harus dipulihkan oleh pemerintah,” kata Lambert Pekikir dalam keterangannya, Selasa (27/9/2022).

Menurut Lambert, masyarakat Papua juga harus mendukung sikap tegas pemerintah terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh siapapun, termasuk para pejabat. “Tindakan tegas terhadap Lukas Enembe tidak akan berdampak terhadap Papua secara keseluruhan,” ujar dia.

“Saat ini, hanya lingkungan keluarga Lukas Enembe saja yang membela Lukas. Sedangkan masyarakat lainnya sedang menunggu, apakah pemerintah bisa bertindak tegas terhadap Lukas Enembe, dan bagaimana Lukas Enembe dapat membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah,” imbuhnya.

Tokoh Pemuda Papua, Steve Mara menilai penetapan Gubernur Lukas Enembe menjadi tersangka bisa menjadi momentum membuka celah untuk mengaudit dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua, sehingga lebih transparan.

Steve menuturkan, pihaknya mendukung penuh upaya KPK dalam mengungkap dugaan pidana menerima suap Lukas Enembe. Sebab, jelas dia, sejak tahun 2001 hingga 2022, pemerintah pusat sudah cukup banyak memberikan anggaran untuk membangun Papua menjadi lebih baik. Namun, dalam kenyataannya, kondisi Papua saat ini masih berada di level bawah dengan angka kemiskinan yang tinggi.

“Jadi, jangan sampai masyarakat tidak sejahtera karena kesalahan para pejabat Papua sendiri. Karena itu kami mendorong KPK bekerja secara profesional dan transparan kepada publik sehingga masyarakat Papua mengerti mengapa selama ini tidak sejahtera,” ucap Steve.

Pihaknya juga minta kuasa hukum Lukas Enembe harus bekerja secara profesional dan tidak melakukan politisasi.

“Tidak perlu membawa nama lain dalam kasus ini. Karena kasus ini termasuk kasus hukum yaitu gratifikasi,” tutur dia. (PBN)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.