Berita Utama

TPNPB Minta Komnas HAM Papua Jadi Fasilitator

JAYAPURA – Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan, pihaknya bersedia menyelesaikan penyanderaan pilot Susi Air ini melalui diplomasi damai. Namun diplomasi itu tidak bisa dilakukan dengan Egianius Kogoya dan pasukannya. Diplomasi harus dilakukan dengan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB. “Karena ini masalah Papua Merdeka,” kata Sebby.

Dia pun meminta Komnas HAM Papua menjadi fasilitator diplomasi damai itu. Komnas HAM Papua harus mendesak pasukan TNI dan Polri untuk segera menghentikan operasi militer di Nduga. Dia juga meminta Komnas HAM Papua memonitor sandera di Nduga.

Adapun Kepala Kantor Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, menyambut baik permintaan Sebby. Frits mengatakan keinginan itu juga sudah disampaikan langsung ke Komnas HAM RI.

“Ketua Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro, merespons baik. Selanjutnya, Ketua Komnas HAM RI akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemimpin TNI-Polri,” kata Frits dikutip Tempo, Minggu (9/4/2023).

Frits mengatakan, Komnas HAM sebelumnya juga sudah mendorong untuk tidak melakukan operasi militer dalam pencarian pilot Susi Air. Dia mendorong masalah itu bisa diselesaikan dengan cara mediasi dan negosiasi. Hal itu selalu ia sampaikan saat ada pertemuan dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan pasukan TNI dan Polri.

“Kalau pakai kekuatan militer, bisa mengancam nyawa pilot dan berimbas kepada korban lain. Ini dampaknya bisa berkepanjangan,” kata Frits.

Dia pun enggan membeberkan rencana ke depan dalam upaya sebagai fasilitator diplomasi damai itu. Dia hanya menegaskan, rencana itu dilakukan secepatnya. (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.