21 ABK KM Gravity Tak Kantongi Surat Bebas Covid

MANOKWARI, papuabaratnews.co Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Manokwari, Agung Ardiyanto, mengatakan, sebanyak 21 warga negara asing (WNA) yang tiba di Manokwari awal pekan lalu menggunakan KM Gravity dari Hongkong, tidak mengantongi surat bebas Coronavirus Disease (Covid-19). 21 orang merupakan anak buah kapal (ABK) yang berasal dari negara Ukraina, India dan Filipina.

“Ada 21 WNA tidak kantongi surat keterangan bebas Covid-19,” ujar Agung kepada Papua Barat News, Selasa (21/7/2020).

Ia menerangkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menerapkan SOP Covid-19 dan mengarahkan puluhan ABK itu melakukan tes swab.

“Kita langsung koordinasi dengan Gustu Covid-19 dan melakukan pengambilan sampel sebelum mereka menuju ke wilayah kerja,” ujarnya.

Agung mengatakan bahwa tujuan kedatangan kapal tersebut adalah untuk kepentingan ekspor-impor yaitu mengangkut semen dari PT SDIC Papua Cement Indonesia, sehingga pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen juga melibatkan pihak Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI dan Kantor Bea Cukai Manokwari.

“Mereka merupakan agen resmi ekspor-impor yaitu PT Persada Nusantara Tangguh, sehingga hanya dilakukan swab saja. Hasilnya juga tidak ada yang positif,” terang Agung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari, Bugie Kurniawan, mengatakan, pengawasan terhadap WNA yang datang ke wilayah Manokwari melalui jalur laut maupun udara dilakukan secara ketat.

“Jadi kalau kapal tidak lengkap dokumennya, kita tidak izinkan sandar di pelabuhan Manokwari,” ringkasnya. (PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: