800 Perusahaan Belum Terdaftar di BP Jamsostek

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepala BP Jamsostek Manokwari, Sunardy Syahid menyebutkan, sekira 800 perusahaan di Manokwari belum mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BP Jamsostek.

“Secara valid kami belum bisa menyampaikan, karena ada perbedaan data dari Dinas Ketenagakerjaan, DPMPTSP dan BP Jamsostek. Namun kami kami mencoba mendata potensi perusahaan wajib belum daftar itu sekitar 800 perusahaan belum terdaftar. Itu di wilayah Manokwari,” jelasnya.

“Kesimpulannya belum semua badan usaha di Kabupaten Manokwari terdaftar dalam program BP Jasmsostek. Khususnya badan usaha kecil dan menengah,” ujarnya.

Sementara itu , lanjut Sunardy, sekitar 22.000 tenaga kerja dari sekitar 2.800 perusahaan telah terdaftar menjadi kepesertaan BP Jamsostek. Terkait sanksi, jelas Sunardy, penegakan sanksinya ada pada pemda dan diatur dalam peraturan presiden No. 86 tentang pengenaan sanksi administrasi bagi pemberi kerja yang belum patuh dalam program BP Jamsostek.

“Yang kami berikan baru sebatas sanksi teguran dan denda bagi perusahaan yang tidak patuh dalam pelaksanaan program BP Jamsostek. Sementara untuk pencabutan ijin usaha diatur oleh pemda ,” terangnya.

Sunardy mengatakan, sejauh ini di Manokwari belum ada perusahaan yang dikenakan sanksi tentang pencabutan ijin usaha.

“Tetapi ini akan kita koordinasikan terus agar peraturan itu bisa dilaksanakan, tujuannya untuk memastikan bahwa tenaga kerja dapat terlindungi oleh program BP Jamsostek,” tutupnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: