Asops Kapolri Lakukan Supervisi Operasi Aman Nusa II

SORONG, papuabaratnews.co Asops Kapolri Inspektur Jenderal Herry Rudolf Nahak yang didampingi Kabag Dukminops, Kasubbag Renops Wil beserta rombongan melakukan supervisi dan asistensi Operasi Aman Nusa II 2020 Polda Papua Barat, pada Selasa (28/7/2020).

Kedatangan rombongan Asops Kapolri disambut Kapolda Papua Barat Inspektur Jenderal Tornagogo Sihombing, Irwasda Polda Papua Barat beserta seluruh PJU Polda Papua Barat di salah satu hotel di Kota Sorong.

Herry Nahak, menjelaskan, supervisi dan asistensi bertujuan menggali apa yang menjadi hambatan Polda ketika menghadapi pandemi Covid-19.

“Dalam pelaksanaan Gugus Tugas dan juga pelaksanaan Operasi Aman Nusa II 2020,” kata dia melalui rilis pers yang diterima Papua Barat News di Manokwari.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menuturkan, selama pandemi Covid-19 tidak terjadi gangguan kamtibmas. Dengan demikian situasi wilayah hukum Polda Papua Barat tetap aman dan kondusif.

Berbagi upaya mencegah penyebaran virus korona telah dilakukan oleh pihak Polda seperti menggelar kegiatan tactical digital bhayangkara game, koordinasi dengan stakeholder, bakti sosial, memberikan edukasi kepada masyarakat, penyemprotan disinfektan, publikasi humas, pembagian paket sembako, pembagian alat kesehatan, masker beserta faceshield dan pembukaan dapur umum.

Ia kemudian berpesan agar seluruh Kasatker dan para Kapolres dapat melaksanakan arahan dan saran dari tim supervisi.

“Juga cermati hasil supervisi, agar operasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan pimpinan Polri,” tutur dia.

Karo Ops Polda Papua Barat, Kombes Pol Tri Atmodjo Marawasianto menjelaskan, pelaksanaan Operasi Aman Nusa II 2020 di Polda Papua Barat dilakukan sesuai dengan rencana konsep operasi dalam rangka pencegahan dan percepatan penanganan Covid-19 serta mengatasi dampak sosialnya. Polda Papua Barat juga telah melaksanakan pembentukan Desa Manu Yaba Nonti (Desa Berdikari) di wilayah Polda Papua Barat.

“Sejauh ini Polda Papua Barat telah melakukan langkah-langkah pencegahan. Dengan adanya Desa Berdikari dapat membentuk masyarakat mandiri dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” pungkas dia. (PB15)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: