Dominggus Maraton Salurkan Bantuan Tunai di Mansel dan Pegaf

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat secara maraton menyalurkan bantuan tunai program Tangan Kasih bagi pekerja sektor informal di dua kabupaten sekaligus yakni Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak, Jumat (24/7/2020) akhir pekan lalu.

Alokasi bantuan tunai program Tangan Kasih Pemprov Papua Barat bagi pekerja informal terdampak pandemi Covid-19 di Mansel sebanyak 1.300 orang sementara pekerja informal di Pegaf sebanyak 1.248 orang. Besaran bantuan yang diterima sekitar Rp 1,8 juta untuk jangka waktu 3 bulan terhitung dari bulan April, Mei dan Juni.  Dengan besaran tiap bulannya mencapai Rp 600 ribu.

“Telah dianggarkan Rp 58 miliar untuk membantu bapak/ibu yang selama ini terkena dampak Covid-19, terutama sektor informal di Mansel dan Pegaf. Karena di sini tidak ada pekerja sektor formal yang terkena dampak,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Dominggus menuturkan alokasi bantuan tunai program Tangan Kasih belum mampu menjangkau 62 ribu pekerja sektor formal dan informal di Papua Barat. Menurutnya pemerintah hanya mampu pekerja sektor formal dan informal sebanyak 32.317 orang, sisa dari jumlah tersebut dikembalikan menjadi tanggung jawab kabupaten/kota se Papua Barat.

“Kita hanya mampu jawab 32.317 orang pekerja dari jumlah 62 ribu di seluruh Papua  Barat,” jelas dia.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Papua Barat,  Frederik Saiduy mengatakan pemerintah terus bergerak menyalurkan dana bantuan tunai bagi pekerja sektor formal dan informal di Papua Barat. Dia menuturkan target penyaluran bantuan difokuskan di wilayah Manokwari Raya.

“Kegiatan penyerahan bantuan program Tangan Kasih ini telah kita mulai dari Mansel,  Pegaf dan akan berlanjut ke wilayah lainnya,” terangnya.

Frederik menyatakan target dalam Juli 2020 ini seluruh alokasi dana bantuan program Tangan Kasih tuntas tersalurkan. Hal ini menurutnya disesuaikan dengan agenda kegiatan gubernur. Namun dia berharap sampai akhir Juli 2020 seluruh bantuan selesai tersalurkan bagi 32.317 pekerja sektor formal dan informal di Papua Barat.

“Kita targetkan akhir bulan ini selesai namun jika belum maka akan dilanjutkan bulan Agustus,” pungkasnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: