Jumlah Hewan Kurban Tahun ini Menurun

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Jumlah hewan kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini menurun di bandingkan dengan tahun lalu. Ketua PHBI Manokwari, Abdurokhim menyebutkan untuk tahun ini jumlah hewan kurban hanya sebanyak 2020 ekor dibandingkan tahun lalu mencapai 300 ekor.

“Jumlah hewan kurban tahun ini jauh sekali jika dibandingkan dengan tahun kemarin. Tahun lalu mencapai 250 ekor lebih, ditambah dari bantuan Bupati dan Gubernur bisa mencapai sekitar 300 ekor. Jumlah hewan kurban tahun ini jika ditotal sekitar 200-an ekor, namun itu sangat kurang sekali,” sebutnya usai peresmian Mushola Al-Amin Kampung Insirifuri, Kelurahan Amban, Sabtu (25/7/2020).

Abdurokhim mengungkapkan, untuk hewan kurban hingga saat ini sudah mencapai sekitar 190 ekor  ditambah dari pemkab sebanyak 75 ekor dan akan didistribusikan ke daerah-daerah terutama dataran Prafi yang sudah menyurat ke PHBI.

“Sampai saat ini masih ada masjid yang belum menyampaikan ke kami, hanya menyampaikan melalui lisan dan telepon. Harus ada surat sebagai dasar untuk kami,” ungkapnya.

Diketahui, hewan kurban tersebut sebagian besar diperoleh dari sumbangan umat dan instansi yang terdiri dari 195 ekor sapi dan 17 ekor kambing.

“Yang sudah terkumpul sebanyak 195 ekor sapi, 17 ekor kambing,  pemotongan sebanyak 180, dan lainnya kami bagikan ke tempat-tempat yang belum mendapat hewan kurban. Diperoleh dari umat, dan sebagian kecil dari instansi. Semoga pandemi ini segera berakhir, sehingga semua cepat kembali normal,” paparnya.

Sedangkan untuk pendistribusian daging kurban, pihaknya juga  sudah menyurat ke masjid-masjid bahwa pelaksanaan sholat Idul Adha hingga pendistribusiannya tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Kami sudah mengimbau semua pengurus masjid diseluruh Kabupaten Manokwari untuk membatasi orang yang datang ke pemotongan sehingga tidak menimbulkan klaster baru,” harapnya.

Sementara untuk pelaksanaan sholat Ied, Abdurokhim menjelaskan untuk wilayah kota Manokwari akan dilaksanakan di 37 tempat dan di wilayah dataran prafi dilaksanakan di 100 tempat.

“Guna mengurangi kerumunan, maka kami laksanakan sebanyak 37 tempat di Kabupaten Manokwari ditambah dengan wilayah Warpramasi sekitar 100 tempat, jadi kami imbau supaya mengikuti protokol kesehatan,” terangnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: