Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh Terus Bertambah

SORONG, papuabaratnews.co – Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, total pasien sembuh Covid-19 sebanyak 98 orang dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Rudy Laku mengatakan bahwa ada pertambahan 27 orang sembuh dari hasil 70 sampel yang diperiksa di Laboratorium Kesehatan RSUD Rujukan Kampung Baru, Kota Sorong.

“Dari 70 sampel yang kita terima terdapat 27 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh, dan satu orang dinyatakan positif baru. Dengan demikian, total pasien sembuh di Kota Sorong menjadi 98 orang dan kasus positif bertambah menjadi 164 kasus,” kata Rudy Laku, Rabu (29/7/2020).

Rudy menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih menunggu 34 sampel lagi yang masih dalam proses pemeriksaan. Hingga saat ini tim kesehatan sudah melakukan pemeriksaan sampel swab test di laboratorium sebanyak 1.803 sampel. Sementara untuk jumlah pasien yang masih dikarantina di Diklat Kampung Salak berjumlah 49 orang pasien.

Sementara perkembangan data Covid-19 di Kota Sorong secara keseluruhan per hari Rabu (28/9) yakni Orang Tanpa Gelaja (OTG) sebanyak 520 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 311 orang dan 272 di antaranya sudah selesai pemantauan. Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 69 orang, yang sudah selesai pengawasan sebanyak 57 orang. Sedangkan pasien meninggal masih tetap 12 orang.

Secara terpisah, Pemerintah Kota Sorong kembali melepas 22 pasien OTG yang juga dinyatakan sembuh, Rabu (29/7/2020). Pelepasan tersebut berlangsung di Kantor Diklat Kampung Salak, dengan dihadiri Dandim 1802/Sorong Letkol inf Budiman dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Sorong.

Letkol Budiman mengatakan, 22 pasien itu sembuh berkat ketekunan dan ketabahan yang mereka jalani selama perawatan di Diklat Kampung Salak.

Dia juga mengapresiasi 12 orang tenaga kesehatan yang dinyatakan sembuh. Belasan tenaga kesehatan ini dikonfirmasi terpapar virus korona karena itu harus menjalani masa isolasi.

“Mereka yang biasanya dari merawat, akhirnya dirawat. Saya sangat memberi apresiasi kepada mereka. Saya berharap bapak-ibu bisa kembali kepada keluarga masing-masing, dan bisa kembali melaksanakan aktifitasnya seperti semula,” harap Dandim.

Selain itu, Dandim berharap agar 22 orang yang dinyatakan sembuh terus menerapkan protokol kesehatan setelah kembali ke keluarga dan masyarakat. “Setiap pasien yang sembuh dapat tetap menjaga imunitas tubuh, pikiran tetap fresh, olahraga teratur serta istirahat cukup,” ujarnya.

Jefri Pagoh, salah satu pasien sembuh berharap agar pasien-pasien lainnya yang masih dalam masa perawatan agar dapat menjaga kesehatan, baik fisik maupun pikiran, agar dapat segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti semula.

“Kami bersyukur karena dengan adanya aturan baru dari Kementerian Kesehatan, kami tidak perlu melakukan swab test lagi setelah mendapat hasil swab negatif. Saya juga berterima kasih kepada tim medis dan semua yang merawat dan membimbing kami selama di sini,” kata Jefri. (PB7)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: