Kejati Musnahkan BB Ganja dan Miras

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat memusnahkan barang bukti minuman beralkohol atau minuman keras alias miras sebanyak 4.401 botol berbagai ukuran dan merek, Senin pagi (20/7/2020). Pemusnahan dilakukan dengan cara botol miras dihancurkan menggunakan kendaraan alat berat.

“Pemusnahan dilakukan karena perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap (incrah) sesuai putusan Pengadilan Negeri Manokwari. Penegakan hukum aktual bila berakhir dengan kepastian hukum. Ini sekaligus memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-22,” kata Yusuf.

Pantauan Papua Barat News, ratusan botol miras itu dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan Caterpillar di halaman Kantor Kejati Papua Barat. Selain itu, Kejaksaan juga memusnahkan Narkotika Golongan 1 jenis Ganja, barang bukti dalam bentuk 18 paket besar dimusnahkan dengan cara dibakar dalam tong besi.

Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, berlangsung secara seremonial dan turut disaksikan oleh Asisten I Setda Papua Barat Musa Kamudi, pejabat Polda Papua Barat, Kepala Kejaksaan Negeri dan Polres Manokwari, serta para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Meski Manokwari sudah mempunyai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2006 tentang Larangan Pemasukan, Penyimpanan, Pengedaran dan Penjualan, serta Memproduksi Minuman Beralkohol, bukan berarti peredaran dan konsumsi miras di kabupaten ini menurun.

Justru sebaliknya, pemasok miras semakin giat, kurirnya semakin rajin, dan pedagang pun semakin menjamur. Bagaimana tidak, penjualannya yang sembunyi-sembunyi menjadikan harga miras makin melambung tinggi.

Sekaleng Bir kecil, misalnya, di daerah lain mematok harga Rp7 sampai Rp14 ribu/kaleng, di Manokwari harganya bisa mencapai Rp50 sampai Rp70 ribu/kaleng. (PB13)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: