Kunjungi Wondama, Pangdam Minta Prajurit Tidak Sakiti Masyarakat

TELUK WONDAMA, papuabaratnews.co – Panglima Kodam Kasuari Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra melakukan kunjungan kerja ke Teluk Wondama, Jumat (10/7/2020). Dalam kunjungan kerja ke Satgas BKO Kodim Persiapan di Teluk Wondama, Wasior ini Pangdam turut didampingi Ketua Persit KCK PD Kasuari Ny. Retno Ali Hamdan Bogra dan Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga, Asops Kasdam, Aster Kasdam serta Danramil 1801-07 Wasior.

Selain mengunjungi Satgas BKO, Pangdam dan rombongannya juga bersilahturahmi ke Kantor Bupati Teluk Wondama. Mereka disambut langsung oleh Bupati Teluk Wondama Bernandus Imburi, Wakil Bupati Teluk Wondama, Ketua DPRD Teluk Wondama dan Wakapolres Teluk Bintuni.

Sebelum kembali ke Manokwari, Pangdam beserta rombongan juga meninjau lokasi pembangunan Kodim Persiapan Teluk Wondama yang berada di Kampung Tandia, Distrik Rasiei.

Dalam kesempatan ini Pangdam Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra mengingatkan  para prajurit TNI yang bertugas di Satgas BKO Kodim Persiapan Teluk Wondama untuk tidak menyakiti hati masyarakat, tapi sebaliknya memberikan contoh dan teladan yang baik kepada mereka.

“Anda datang kesini dibekali banyak pengalaman dari tempat masing-masing. Berikanlah contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat, sebagaimana yang tercantum dalam delapan Wajib TNI,” ujar Ali Bogra.

“Jangan sakiti hati masyarakat kalau Anda ingin dicintai oleh masyarakat. Jangan sampai ketika selesai bertugas disini dan hendak kembali ke tempat masing-masing, masyarakat menolak kalian. Hal itu tidak boleh terjadi,” katanya lagi.

Pangdam menerangkan bahwa kehadiran Satgas BKO di Teluk Wondama untuk melaksanakan tugas teritorial mempersiapkan Kodim definitive di daerah itu.

“Selama berada disini selalu berkoordinasi dengan Danramil untuk melaksanakan tugas-tugas teritorial, seperti bakti sosial membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” terang dia.

Pangdam lalu meminta para prajurit untuk membantu masyarakat memanfaatkan lahan-lahan kosong yang ada untuk ditanami tanaman apotik hidup, seperti jahe dan kunyit.

“Ajarilah masyarakat untuk menanam tanaman apotek hidup, seperti jahe dan kunyit. Tanaman-tanaman ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” tukasnya.

Ali Bogra juga berharap para prajurit juga mampu beradaptasi dengan masyarakat, kebudayaan dan lingkungan sekitar.

“Anda datang dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Sulawesi, Bali serta Kalimantan. Tunjukkan kepada masyarakat disini tata krama daerah asal Anda masing-masing. Tunjukkan juga bahwa sebagai prajurit TNI anda semua dihimpun jadi satu dalam budaya Nusantara. Tunjukkan bahwa yang terbaik itulah Angkatan Darat, berbeda-beda tetapi tetap satu,” papar dia. (RLS/RED)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: