Otsus untuk Mengejar Ketertinggalan Papua

MANOKWARI, papuabaratnews.co –  Kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat mendukung keberlanjutan alokasi dana Otonomi Khusus (Otsus) jilid II, dinilai sudah tepat demi mengejar ketertinggalan Orang Asli Papua (OAP)  dari daerah lain di wilayah Indonesia.

Kepala Suku Mansim, Kabupaten Manokwari, Frans Mansim mengatakan, alokasi dana otsus yang telah dikucurkan pemerintah pusat ke Papua sejak tahun 2001 dan Papua Barat pada tahun 2009 lalu, tujuannya untuk mensejahterakan orang Papua dengan melaksanakan rangkaian program pembangunan guna mengejar ketertinggalan orang Papua.

Karena itu menurutnya, kebijakan mendukung keberlanjutan otsus jilid II harus mampu menjawab persoalan ketertinggalan orang Papua.

“Papua dan Papua Barat membutuhkan dana otsus untuk mengejar ketertinggalan,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media,  di Manokwari, Kamis (27/8/2020).

Frans menyebutkan masyarakat yang ada di Papua Barat diharapkan mendukung keberlanjutan alokasi dana otsus untuk Papua dan Papua Barat. Diakuinya dana otsus harus diarahkan untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Dia meminta masyarakat yang menentang keberlanjutan otsus perlu bertanya sumber dana pembangunan yang selama ini ada di Papua Barat.

“Sebagian masyarakat mungkin mengatakan tidak menerima dana otsus. Namun selama ini sektor pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat asli Papua berasal dari mana jika bukan dana otsus,” jelasnya.

Legislator PKS di DPRD Kabupaten Manokwari ini meminta agar dilakukannya audit keuangan terkait pengelolaan dana otsus selama 20 tahun untuk Papua dan Papua Barat.

Menurutnya proses audit keuangan tidak boleh dilihat sebagai celah untuk menilai otsus gagal sehingga menolak dilanjutkannya penyaluran dana otsus jilid II.  Otsus baginya bertujuan untuk menyejahterakan  orang Papua di atas negeri-nya. Karena itu,  semua pihak diharapkan bijaksana dalam menilai lanjut tidaknya dana otsus bagi Papua dan Papua Barat.

“Otsus sekali lagi untuk kesejahteraan orang asli Papua. Karena itu harus kita dukung bersama,” pungkasnya. (PB22)

** Artikel ini Sudah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 28 Agustus 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: