Pemerintah Diminta Benahi Objek Wisata Raja Ampat

MANOKWARI, papuabaratnews.coAnggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat Demianus Rumpaidus mengatakan selain beberapa obyek wisata yang tidak mendapatkan perawatan yang memadai, masyarakat dan pengusaha penyedia jasa penginapan juga mengalami dampak yang sangat besar akibat pandemi Covid-19. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten setempat untuk melakukan pembenahan terhadap sarana prasarana yang mulai rusak.

“Para masyarakat penyedia jasa home stay paling merasakan dampaknya karena tidak ada income,” kata dia kepada awak media, pekan lalu.

Demianus menyampaikan dalam rentang waktu dua bulan baru terakhir terlihat ada aktivitas wisata di Raja Ampat. Sedangkan beberapa bulan sebelumnya, obyek wisata Raja Ampat sepi pengunjung bahkan lumpuh total.

“Dalam bulan September dan Oktober ini ada turis yang datang ke sana. Kebetulan saya lihat sendiri,” ujar Demianus.

Dia menuturkan, tidak adanya wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat, maka dengan sendirinya pendapatan para penyedia jasa home stay menjadi menurun. Hal tersebut dikarenakan tidak ada orang yang memanfaatkan jasa penginapan yang mereka siapkan.

“Karena tidak ada income, maka biaya maintenancenya juga menjadi tidak ada,” lanjut politisi Gerindra tersebut.

Menurut dia, kondisi beberapa obyek pariwisata yang memprihatinkan karena tidak terawat secara baik serta home stay yang terkesan tidak difungsikan tersebut perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Memang saat ini rata-rata dari pemilik home stay sudah beralih kerja jadi nelayan dan petani. Tetapi apabila keadaan kembali normal, maka mereka tentu membutuhkan dukungan dana untuk kembali berusaha,” pungkas anggota DPR Dapil Raja Ampat tersebut. (PB25)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 3 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: