Pemkab Gandeng BPKP Kawal Anggaran Covid-19

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemkab Manokwari menggandeng Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Papua Barat guna mendampingi penggunaan anggaran Covid-19. Bentuk kerjasama tersebut tertuang dalam MoU yang telah ditandatangani oleh Plt Bupati Manokwari dan Kepala BPKP Perwakilan Papua Barat, bertempat di kediaman Plt Bupati, Selasa (21/7/2020).

Kepala BPKP Perwakilan Papua Barat, Riki Antariksa menjelaskan, sesuai fungsi dan tugas BPKP di bidang pengawasan, akuntabilitas keuangan negara, pihaknya diminta sesuai Inpres No. 4 Tahun 2020 untuk melakukan pendampingan.

“Kami hanya mengawal akuntabilitas keuangan negara atau daerah terkait penanganan Covid-19. Disadari bahwa berpengaruh besar terhadap keuangan negara terutama anggaran. Maka kita harus cermat untuk penganggaran dan pengeluarannya,” jelasnya.

Adapun MoU atau kesepahaman ini bertujuan sebagai payung hukum. Dimana salah satunya untuk menyusun SOP pengelolaan keuangan untuk covid.

“Kemudian penatausahaan dan pertanggungjawaban SPj nya seperti apa. Kami akan mendampingi dan memberikan konsultasi yang bertujuan menjaga keuangan negara agar dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya,” terang Riki.

Sejauh ini, lanjutnya, jika dilihat secara umum penggunaan anggaran sudah dilakukan secara tepat.

“Karena kita mengawal. Kalau didiamkan bisa jadi ada resiko itu (tidak sesuai peruntukannya),” ujarnya.

Terpisah, Plt Bupati Manokwari, Edi Budoyo menuturkan, dengan adanya pendampingan dari BPKP dan telah ditandatangani bersama tersebut, dapat dijadikan sebagai payung hukum bagi Gustu Covid-19 Kabupaten Manokwari.

“Selain itu juga kami dikawal dari Inspektorat. Selama ini kami mau melangkah tetapi masih ragu-ragu, jangan sampai salah karena isu yang kami dengan bahwa jika salah penggunaan dana covid sanksinya sangat berat,” tuturnya.

“Semoga bisa membuat langkah kita menjadi lebih maju. Karena memang penanganan Covid-19 ini tidak bisa pelan,” harap Edi.

Mewakili Pemkab Manokwari dan Gustu Covid-19, Edi mengucapkan terimakasih kepada pihak BPKP atas kesediaan untuk mendampingi penggunaan anggaran Covid-19 di Manokwari.

“Sehingga ada yang mengingatkan kami jika salah, karena kami hanyalah manusia biasa,” ucapnya.

Diungkapkan Edi, bahwa sampai saat ini penggunaan anggaran Covid-19 masih tepat sasaran.

“Meskipun awalnya belum ada pendampingan tetapi kita harus hati-hati. Terlebih setelah ada pendampingan dari BPKP kita pasti akan lebih hati-hati lagi,” tandasnya. (PB19)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: