Peserta JKN-KIS Kelas III Dapat Bantuan

MANOKWARI, papuabaratnews.co Pemerintah akhirnya memberikan bantuan bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PKBU) dan Bukan Pekerja (BP), Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kelas III. Pemerintah memberikan bantuan itu, sebagai wujud perhatian dan kepedulian terhadap kondisi finansial masyarakat.

Bantuan bagi peserta JKN-KIS Kelas III dilakukan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020. Adapun Perpres Nomor 64 Tahun 2020 adalah tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Manokwari Meryta Oktaviane Rondonuwu mengatakan, dengan ditetapkannya kebijakan tersebut, menunjukkan bahwa pemerintah telah menjalankan putusan Mahkamah Agung (MA). Pemerintah menetapkan kebijakan tersebut khusus untuk peserta PBPU dan BP kelas III.

“Iuran peserta PBPU dan BP kelas III di tahun 2020 tetap dibayarkan sejumlah Rp25.500 kemudian sisanya sebesar Rp16.500 diberikan bantuan iuran oleh pemerintah. Tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas III membayar iuran Rp35.000, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp7.000,” kata Meryta saat dikonfirmasi Papua Barat News di ruangannya, Kamis (23/7/2020).

Selain itu, lanjut Meryta, sebagai upaya mendukung tanggap Covid – 19, peserta JKN-KIS yang menunggak dapat mengaktifkan kembali kepesertaannya dengan syarat melunasi tunggakan iuran selama paling banyak enam bulan.

“Apabila masih ada sisa tunggakan, agar status kepesertaaannya tetap aktif, maka akan diberi kelonggaran pelunasan sampai dengan tahun 2021. Untuk tahun 2021 dan tahun selanjutnya, pengaktifan kepesertaan harus melunasi seluruh tunggakannya sekaligus,” kata Meryta.

Rincian iuran

Meryta menjelaskan, bahwa besaran iuran peserta JKN-KIS PBPU dan BP atau Mandiri untuk Januari, Februari, dan Maret 2020 masih mengikuti Perpres Nomor 75 Tahun 2019, yaitu sebesar Rp160.000 untuk kelas I, Rp110.000 untuk kelas II, dan Rp42.000 untuk kelas III.

Sedangkan, untuk April, Mei, dan Juni 2020, besaran iurannya mengikuti Perpres Nomor 82 Tahun 2018, yaitu sebesar Rp80.000 untuk kelas I, Rp51.000 untuk kelas II, dan Rp25.500 untuk kelas III.

“Ketentuan Perpres Nomor 64 Tahun 2020, mulai per 1 Juli 2020, iuran bagi peserta JKN-KIS PBPU dan BP atau mandiri disesuaikan menjadi Rp150.000 untuk kelas I, Rp100.000 untuk kelas II, dan Rp42.000 untuk kelas III,” ujar Meryta. (PB13)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: