PLN Target Seluruh Desa di Papua Barat Dialiri Listrik

MANOKWARI, papuabaratnews.co Dalam rangka mewujudkan program Indonesia Terang tahun 2020, dan juga proyek percepatan elektrifikasi di wilayah Papua dan Papua Barat, maka PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua Barat menargetkan seluruh desa di wilayah setempat sudah dijangkau akses listrik pada akhir tahun 2020 nanti.

“Untuk dapat melaksanakan program tersebut, perlu ada sinergi dari berbagai pihak,” ujar General Manager (GM) PLN UIW Barat, Abdul Farid, saat dikonfirmasi Papua Barat News usai pelaksanaan kegiatan Penandatangan Perjanjian Kerjasama antara PLN UIW Papua Barat dan PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua, dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten/kota se-Papua Barat, di Manokwari, Rabu (22/7/2020).

Ia menuturkan, sinegritas pemangku kepentingan di daerah dalam mendukung program percepatan elektrifikasi menjadi perhatian serius PLN agar tidak menemui banyak kendala dalam proses pembangunan dan pelaksanaannya.

“Sinergi yang paling strategis adalah dengan BPN,” kata Farid.

Kerjasama yang terbangun antara pihaknya dengan BPN, kata dia, bertujuan untuk mempermudah sertifikasi lahan bagi pembangunan sarana kelistrikan di wilayah Papua Barat. Selain itu, untuk menghindari kendala yang bakalan terjadi terhadap aset tanah milik PLN yang akan disediakan maupun aset lama yang sudah ada saat ini.

“Ketersediaan tanah merupakan hal penting dan harus terjamin untuk bisa dilanjutkan ke tahapan pembangunan sarana kelistrikan sehingga target seluruh desa di Papua Barat menikmati layanan listrik di tahun ini dapat terwujud ,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua Barat, Arius Yambe mengungkapkan, perjanjian kerjasama yang dilaksanakan tersebut merupakan tindaklanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman yang sudah bangun oleh Kementerian Pertanahan Republik Indonesia dengan PT PLN Pusat di Jakarta beberapa waktu lalu.

” Kerjasama ini dimaksudkan untuk pemenuhan legalitas aset tanah atau lahan milik PLN dan juga mendukung program elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia termasuk Papua Barat,” ujarnya.

Selain legalisasi aset lahan, lanjut Arius, kerjasama yang terbangun antara kedua belah pihak tersebut juga untuk penanganan masalah-masalah yang berkaitan dengan aset milik PLN yang berada di wilayah Papua Barat.

“Kami juga akan membantu PLN untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul terhadap keberadaan aset milik PLN di daerah Ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir pada kesempatan tersebut, GM PLN UIP Papua, Reisal Rimtahi Hasoloan serta beberapa pimpinan BPN Kabupaten/Kota se Papua Barat.  Selain itu, BPN juga menyerahkan 19 Sertifikat kepada PLN sebagai bukti legalitas aset tanah milik PLN UIW Papua Barat.(PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: