Polisi Siap Kawal Protokol Kesehatan Pilkada Manokwari

  • Paslon Melanggar Dibubarkan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepolisian Resor Manokwari siap mengawal penerapan protokol kesehatan pada seluruh tahapan Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Manokwari.

Kesiapan tersebut diwujudkan dengan penyerahan Maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia tentang Kepatuhan Protokol Kesehatan dalam Tahapan Pemilihan 2020 oleh Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan kepada dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung di ajang Pilkada Kabupaten Manokwari.

“Maklumat bapak Kapolri, baik penyelenggara pemilu maupun peserta dan tim suksesnya wajib mentaati protokol kesehatan. Dalam seluruh tahapan pilkada, semua wajib mematuhi aturan,” kata Kapolres usai menghadiri Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pilkada Kabupaten Manokwari di Kantor KPU Manokwari, Kamis (24/9/2020).

Kapolres menerangkan, Maklumat Kapolri dikeluarkan untuk mendukung instruksi pemerintah dalam mencegah rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, Kapolres juga mendukung penerapan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020.

Dia menyebutkan, sebagai bentuk dukungan terhadap PKPU, maka pada tahapan kampanye dari 26 September hingga 5 Desember Polres Manokwari akan bekerja sama dengan Bawaslu. Pembubaran massa pendukung bisa dilakukan jika ada pasangan calon yang melanggar aturan.

“Kandidat yang melanggar aturan saat kampanye tertutup berpotensi untuk di bubarkan. Ini sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020, mengenai pembatasan jumlah orang dalam kegiatan atau tahapan Pilkada,” kata Kapolres.

Dijelaskannya, sebagai langkah awal penegakan, polisi terlebih dahulu akan memberikan peringatan yang jika tidak diindahkan, maka tindakan tegas pun akan diambil.

“Pendekatan persuasif terlebih dahulu, kan sudah ada operasi yustisi. Operasi itu digelar untuk mendorong tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” ujar Kapolres.

“Kedepannya, jika masih tidak diindahkan juga, maka tindakan tegas akan dilakukan,” katanya lagi.

Saat ini, Polres Manokwari bersama Pemkab Manokwari sedang menggelar operasi Yustisi. Operasi ini dilakukan untuk mendorong masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk operasi Yustisi, di tahap awal ini kami masih melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi nanti akan ada penindakan jika ada ketentuan yang dilanggar,” katanya.

Kapolres mengutarakan, pada operasi ini pihaknya telah menyiapkan personil yang akan bekerja secara mobil dan stasioner. Ke depan tindakan tegas akan dilakukan jika ada yang melanggar.

“Untuk saat ini tindakan kita baru sekadar pencatatan nama. Misalnya ada yang kedapatan tidak mengenakan masker di tempat publik personel akan mencatat namanya,” ujarnya. (PB13)

**Artikel ini Sudah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 25 September 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: