Romanus Pegan Resmi Jabat Plh Ketua IKF Papua Barat

MANOKWARI, PB News – Masa jabatan Ketua Badan Pengurus Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Papua Barat periode 2015/2020, telah berakhir sejak 25 September 2020.
Demi menjaga keberlangsungan roda organisasi, maka Romanus Pegan ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua IKF Papua Barat hingga penyelenggaraan musyawarah daerah (Musda) untuk pemilihan ketua defenitif yang baru.
“IKF ini adalah organisasi besar, dan kita sudah dikenal masyarakat di Papua Barat. Jadi saya serahkan tongkat estafet ini kepada Wakil Ketua I Pak Romanus Pegan,” ujar Ketua IKF Papua Barat periode 2015/2020, Clinton Tallo, usai melakukan prosesi penyerahan SK Plh, pada Jumat (25/9/202).
Setelah itu, sambung Clinton, Plh dan sejumlah pengurus bertugas mempersiapkan segala urusan terkait pelaksanaan Musda. Namun, kesuksesan penyelenggaraan Musda perlu mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Flobamora di Provinsi Papua Barat.
“Tanggungjawab pelaksanaan Musda ada di tangan Plh dan pengurus. Saya berharap kita sama-sama jaga Flobamora sehingga ke depan makin solid,” kata dia.
Ia menuturkan, sesuai rencana awal Musda IKF akan digelar pada Oktober mendatang. Akan tetapi, terhambat dengan bencana virus non alam Covid-19 yang belum berakhir hingga kini.
Ia lalu menyarankan agar, Musda diselenggarakan setelah melihat kondisi jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mulai melandai. Hal tersebut sebagai bentuk dukungan kepada upaya pemerintah dalam menangani pandemi virus korona.
“Saat ini kita masih menunggu Covid berakhir. Ketika berakhir kita akan gelar musyawarah untuk memilih ketua baru,” katanya.
Clinton juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota IKF yang telah memberikan dukungan dan perhatian terhadap perjalanan IKF.
“Saya mohon maaf apabila selama lima tahun memimpin ada kekurangan, ada pelayanan yang kurang maksimal atau ada tutur kata yang kurang berkenan,” ucapnya.
Sementara itu, Plh Ketua IKF Papua Barat, Romanus Pegan, menuturkan, penunjukan Plh telah dibahas bersama dalam rapat terakhir pada 1 September 2020. Kemudian disepakati bahwa akan ditunjuk Plh sembari menyiapkan pelaksanaan musyawarah.
“Oleh karena itu, kita mempertahankan IKF tetap eksis di Papua Barat, dan ketua menunjuk saya sebagai Plh,” ungkapnya.
Menurut Romanus, dirinya bertanggungjawab terhadap dua tugas penting yaitu dan melakukan koordinasi dengan semua struktur di tingkat kabupaten/kota terhadap keberlangsungan IKF Provinsi Papua Barat hingga pelaksanaan Musda, serta menjalankan roda organisasi sampai terpilihnya pengurus definitif yang baru.
Ia melanjutkan, jika pandemi Covid-19 bisa berakhir lebih cepat maka pelaksanaan Musda untuk pemilihan pengurus yang baru dapat dilaksanakan pada Desember 2020 atau awal Januari 2021.
“Kemungkinan besar akan diselenggarakan di Kota Sorong. Dalam musyawarah nanti, pengurus lama bisa mengajukan diri, bisa juga yang baru. Kita terbuka,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kepengurusan IKF Papua Barat di bawah komando Clinton Tallo secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh almarhum Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi pada 25 September 2015 silam. Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur NTT yang kala itu dijabat Frans Lebu Raya. (PB25)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: