Saling Menguatkan dan #BakuJaga Menghadapi Covid-19

PEMERINTAH telah menyatakan wabah virus corona sebagai bencana nasional. Maka, harus ada upaya gotong royong, sinergi sumber daya dan strategi dari semua komponen bangsa menghadapi rasa cemas yang dirasakan di tengah masyarakat.

Apalagi, dari hari ke hari, jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat signifikan. Penyebarannya pun semakin meluas dan tidak terkendali. Jika kita belakangan lebih sering mendengar kabar duka atau kabar ada yang sakit akibat terpapar Covid-19, mungkin salah satu penyebabnya karena lingkaran penularannya semakin kecil.

Sementara program vaksinasi berjalan lambat, kalah cepat dengan informasi hoax yang bersileweran di tengah masyarakat lewat sosial media dan aplikasi pertemanan.

Catatan ini telah menimbulkan kepanikan dan silang pendapat yang ditimbulkan di luar konteks penanganan virus itu sendiri, bahkan menjadi komoditas politik dan ekonomi.

Mari hilangkan pertikaian, politisasi, dan saling nyinyir seperti saat menghadapi konstestasi politik. Sebab perang melawan virus corona adalah arena perjuangan kemanusiaan, bukan arena politik maupun ekonomi. Perang ini harus dihadapi bersama-sama.

“Covid, su ada dan nyata di sekeliling kita, mau tak mau suatu saat dia akan datang hampiri kita, tapi kita tidak boleh tinggal diam, kita harus lawan bersama-sama. Supaya tidak ada lagi teman, sahabat, tetangga, saudara, dan orang-orang kalah karenanya, kitong harus baku bantu, kitong harus #bakujaga,” kata Engelbert Maspaitella, salah satu penggagas aksi kolaborasi #BakuJaga dalam kegiatan zoominar bertajuk, “Isoman pada Anak, Apa yang Harus Dilakukan?” yang diselenggarakan oleh Inisiatif Lintas Iman, Budaya di Sorong, Kamis (22/7/2021).

Ajakan serupa disampaikan dr Riyanti Windesi Sp.A, dokter spesialis anak yang bekerja di salah satu rumah sakit daerah di Kota Sorong. Menurutnya, pandemi ini harus dihadapi bersama-sama.

“Marilah bersatu-padu bersama pemerintah untuk saling memberikan semangat dan membantu memutus mata rantai penyebaran virus, khususnya pada kelompok rentan, seperti lansia, balita, wanita hamil, dan penderita penyakit bawaan. Caranya antara lain dengan memberikan sosialisasi yang tepat, membagikan masker dan makanan bergizi bagi yang membutuhkan”.

Banyak pertanyaan

Zoominar yang dihadiri sekitar 70-an peserta, sebagian besar peserta dari Papua Barat, memunculkan banyak pertanyaan seputar penanganan Covid-19. Mulai dari gejala tertular corona, varian delta, isolasi mandiri, hingga vaksinasi Covid-19.

Fanny Matilda Korisano dari Wondama menanyakan tentang apa saja gejala-gejala pada anak dan orang dewasa yang terpapar Covid-19?.

Enda Sagita Kaban di Timika bertanya tentang gejala sesorang tertular Covid-19 varian Delta.  “Dok, varian Delta yang sudah marak saat ini, apakah ada gelaja yang dominan untuk mengetahui bahwa seseorang terkena Covid dengan varian Delta? dan seberapa parah varian Delta ini?”

Lain lagi dengan Olha di Sorong. Ia bertanya tentang anak yang belum divaksin dan penyintas Covid-19. “Mau nanya, anak di bawah 12 tahun yang belum bisa divaksin dan anak sebagai penyintas, apakah bisa suatu saat terkenakembali Covid-19?,”

Sementara, Roma Sirait membagikan kesaksiannya tentang manfaat vaksinasi sebagai salah satu senjata untuk melawan Covid-19. Pada kolom chat ia menulis, “pengalaman mama saya usia 72 tahun, beliau setelah vaksin terkena Covid-19, tetapi beliau cepat sembuh loh! Banyak kesaksian lain dari teman saya juga, dampak baik vaksin”.

Kegiatan zoominar ini ternyata menjawab kerinduan banyak orang, agar bisa terhubung dan bisa berdiskusi langsung dengan tenaga kesehatan.

“Sangat baik dan bermanfaat untuk memberi pemahaman kepada masyarakat khususnya bagi orang tua” begitu kesan salah satu peserta zoominar.

Kita harus optimis bahwa pandemi Covid-19 akan mudah diatasi jika ada lebih banyak lagi relawan kemanusiaan yang terlatih dan mau bergerak secara kolaboratif dengan pihak-pihak terkait, tidak jalan sendiri. (*)

Laporan: Dayu Rifanto, Kota Sorong.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: