Polda Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Sorong

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Direktorat Binaan Masyarakat (Dirbinmas) Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar kegiatan trauma healing di Kampung Kokoda, Kota Sorong, Rabu (29/7/2020).  Kegiatan ini dimaksudkan menghilangkan pengalaman traumatik  pada anak-anak korban banjir di Kota Sorong dua pekan lalu.

Kegiatan itu dipimpin Dirbinmas Polda Papua Barat Kombes Pol Bagijo Hadi Kurnijanto melalui program ‘Polisi Mengajar’, dengan menanamkan semangat nasionalisme. Proses trauma healing kepada anak-anak ini diharapkan membawa kembali suasana ceria pasca bencana banjir.

“Pada kegiatan ini kami mengajarkan kepada anak-anak tentang bagaimana mencintai Tanah, serta mengenalkan Polisi kepada anak-anak dengan cara yang menghibur agar mereka tidak takut dan kembali ceria,” kata Kurnijanto melalui rilis pers yang diterima Papua Barat News.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kanid Humas) Polda Papua Barat AKBP Adam Erwindi menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan banyak personil, khususnya Polisi Wanita (Polwan). Mereka mengajarkan anak-anak menyanyikan lagu nasional serta menghapal Pancasila untuk menanamkan semangat nasionalisme sejak dini.

“Banyak giat dilakukan dengan cara yang menghibur, seperti Polwan yang mengajarkan anak-anak menyanyikan lagu nasional dan menghapal Pancasila. Sedikit banyak, harapannya cara ini dapat mengurangi rasa trauma mereka akibat bencana banjir,” kata Erwindi.

Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi di wilayah Kota Sorong sejak Rabu (15/7/2020), mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor menghantam kawasan itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong menyampaikan lima orang meninggal dunia dan sedikitnya 754 rumah warga setempat rusak. (PB13)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: