Unipa Gelar Wisuda Daring 349 Mahasiswa

MANOKWARI,  papuabaratnews.co – Sebanyak 349 mahasiswa program strata 1, magister pasca sarjana dan kedokteran Universitas Papua resmi diwisuda pada Rabu (29/7/2020).

Rektor Universitas Papua Meky Sagrim, mengatakan, perayaan wisuda kali ini merupakan kesempatan pertama baginya sejak terpilih sebagai rektor. Karena itu menurutnya perayaan wisuda hari ini sangatlah spesial baginya.

“Wisuda ini adalah pengalaman pertama saya sebagai rektor Unipa. Hal ini sangat spesial bagi saya,” ujarnya saat dikonfirmasi Papua Barat News usai perayaan wisuda.

Meky mengungkapkan beberapa terobosan terus dilakukan olehnya sekalipun belum lama menjabat sebagai rektor. Dia mengakui jika Unipa memiliki banyak kekurangan baik dari sisi infrastruktur penunjang pendidikan maupun dari sisi SDM seperti tenaga dosen ahli di tiap jurusan. Namun dirinya tetap optimis Unipa mampu keluar sebagai pemenang jika ada komitmen dan kerja keras yang dilakukan secara bersama.

“Transformasi dan restorasi harus dilakukan secara terus menerus demi pengembangan Unipa ke depan yang lebih baik,” paparnya.

Di sela-sela perayaan wisuda dilaksanakan juga pengukuhan dua guru besar di antaranya,  Prof. Ir. Ricardo F.  Tapilatu,  M. App. Sc, Ph.D, dalam bidang Marine Biology (Biologi Laut) dan Prof. Dr. Ir. Benidiktus Tanujaya, M. Si, dalam bidang Pendidikan Matematika. Keduanya lantas diberikan kesempatan untuk memberikan orasi ilmiah sesuai spesifikasi bidang masing-masing.

Rektor menambahkan penambahan dua guru besar di jajaran Universitas Papua sangatlah besar dampaknya bagi pengembangan Unipa. Karena dia mengungkapkan jika selama ini Unipa masih defisit tenaga dosen ahli di beberapa fakultas. Sehingga hal tersebut berpengaruh pada hasil akreditasi Unipa dari waktu ke waktu. Dirinya berharap bertambahnya dua guru besar di Unipa maka proses akreditasi fakultas maupun jurusan dapat berjalan cepat dan efektif.

“Kita sebenarnya punya penambahan tiga guru besar hari ini. Semoga kesempatan ini membuka peluang bagi kita mengembangkan Unipa makin berdaya saing di tingkat lokal maupun nasional dan bahkan di luar negeri,” tuturnya.

Sementara itu,  Gubernur Papua Barat  Dominggus Mandacan mengakui jika dia bangga dengan adanya penambahan delapan mahasiswa fakultas kedokteran. Baginya para dokter muda yang ditamatkan hari ini mengemban tugas yang tidak mudah. Karena di atas pundak mereka digantungkan harapan seluruh masyarakat di Papua Barat.

“Semoga status kesehatan masyarakat Papua khususnya Papua Barat akan semakin meningkat melalui kehadiran wisudawan ini kelak,” pungkasnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: