WFH Berakhir, ASN kembali Masuk Kantor Hari Ini

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Masa Work From Home (WFH) telah usai. Mulai hari ini jajaran ASN di Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai masuk kantor dan kembali bekerja normal.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan tidak lagi memperpanjang masa kerja di rumah atau work from home (WFH) yang berakhir pada Selasa (14/7/2020).

Dominggus menyebutkan pihaknya akan menerapkan adaptasi kebiasaan baru (New Normal) dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kami sudah sepakat untuk kembali masuk kantor, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat,” kata Dominggus kepada wartawan di Manokwari,  Senin (13/7/2020).

Penerapan protokol kesehatan yang dimaksud gubernur itu antara lain pembatasan jumlah pegawai yang masuk kantor misalnya hanya khusus bagi pimpinan OPD dan pejabat eselon III bagi OPD yang memiliki jumlah pegawai banyak, sedangkan pejabat eselon IV dan staf ASN tetap bekerja dari rumah. Apabila diperlukan maka pimpinan dapat memanggil pegawai yang bersangkutan ke kantor.

“Mengingat daya tampung kantor maka tidak mungkin untuk menerapkan protokol kesehatan dengan jumlah pegawai yang besar. Karena itu harus diatur agar ada protokol kesehatan seperti cuci tangan di depan kantor sehingga dapat digunakan baik oleh ASN maupun tamu yang datang,” paparnya.

Selain menyiapkan tempat cuci tangan,  kata Dominggus, setiap OPD wajib menyediakan masker. Sehingga  apabila ada ASN maupun tamu yang datang tidak menggunakan masker dapat diberikan. Selanjutnya, tempat pertemuan juga harus diatur sesuai standar protokol kesehatan menggunakan plastik dan menjaga jarak aman. Upaya ini ditegaskannya sebagai dorongan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemprov Papua Barat.

“Jadi yang jelas tidak seluruh ASN masuk,  tapi terbatas pada pimpinan saja namun kalau dibutuhkan maka staf dapat membantu. Hal ini agar jangan sampai kita malah menimbulkan klaster baru di kantor gubernur,” tukasnya.

Dominggus lalu menyebutkan bahwa jam kerja ASN akan dipangkas jadi 5 jam per hari. Pemangkasan jam kerja itu dimaksudkan agar menekan terjadinya penularan setelah ditetapkan kebijakan masuk kantor. Sehingga apabila tidak ada pekerjaan yang penting dan mendesak,  ASN dapat pulang kembali ke rumah lebih awal.

“Tetap waspada karena kita semua belum tahu kapan pandemi ini akan segera berakhir,” katanya.

Ditanyakan terkait perjalanan dinas ASN ke luar daerah selama pandemi Covid-19, kata Dominggus, hal itu bisa dilakukan namun dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Jika keluar daerah antar Kabupaten atau pun provinsi,  misalnya dari Papua Barat hendak ke Jakarta, maka harus punya surat kesehatan entah melalui Rapid Test atau Swab Test yang berlaku selama 14 hari,” tutupnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: