EKONOMI

Akademisi Kritik Layanan Fasilitas ATM di Manokwari

MANOKWARI, PB News – Akademisi Universitas Papua Manokwari Elina Situmorang mengatakan, kualitas layanan pada fasilitas mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang diberikan oleh pihak perbankan konvensional di Kota Manokwari, belum berjalan sesuai ekspektasi nasabah. Sebab, banyak mesin ATM yang ditemui tidak berfungsi dengan baik untuk melayani penarikan dan penyetoran tunai.
“Sering sekali ATM perbankan ini kita temui tidak maksimal,” kata Elina kepada Papua Barat News, Kamis (24/12/2020).
Ia melanjutkan fasilitas yang disediakan oleh perbankan bertujuan mempermudah nasabah dalam bertransaksi. Namun, fakta yang terjadi selain rusak, struk mesin ATM juga tidak rutin diperhatikan oleh petugas.
“Jadi malas orang ke ATM,” ucap dia.
Perbankan, sebagai lembaga penghimpun dana dari nasabah seharusnya selalu memastikan fasilitas ATM beroperasi dengan baik.
Jika masalah ini tidak dibenahi, maka perbankan mengabaikan prinsip layanan publik berkualitas.
“Antriannya sangat tidak manusiawi. Saya pernah menegur pihak perbankan itu,” tutur Elina.
Dody salah satu nasabah BNI menuturkan, dari sejumlah mesin ATM yang terdapat di kantor BNI Cabang Manokwari, hanya ada 1 mesin yang beroperasi dengan baik melayani nasabah dalam bertransaksi.
“Makanya antri ini,” ujar Dody.
Ia melanjutkan perbankan harus memiliki strategi dalam menghadapi peningkatan penggunaan mesin ATM oleh nasabah, khususnya menjelang perayaan keagamaan ataupun akhir tahun.
“Selalu saja begini di Manokwari, perbankan pasti tahu ada peningkatan. Teknisi mereka harus stand by, bukan biarkan nasabah antri panjang,” tutur dia dengan nada kecewa.
Pantauan awak media di Galleri ATM yang berada di Kantor Cabang BNI Manokwari, sekitar pukul 09.00 WIT nasabah mulai mengantri. Tiga dari empat mesin ATM tarik setor tunai tidak beroperasi dengan baik. Kemudian, satu mesin ATM khusus tarik tunai pun tidak beroperasi. Hanya ada satu mesin ATM non tunai yang beroperasi.
Kepala Unit Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Papua Barat Aries Purnomohadi menuturkan keluhan nasabah terkait gangguan mesin ATM sudah dikoordinasikan dengan masing-masing perbankan di Manokwari.
“Iya diakui tadi pagi ada kendala teknis di beberapa mesin. Tim teknis masing-masing bank stand by,” ujar dia melalui keterangan tertulis.
“Sekarang sudah teratasi,” kata dia menambahkan.
Sedangkan Kepala Kantor BNI Cabang Manokwari Maruli Pardede menjelaskan ada 1 mesin tarik setor dan 1 mesin tarik tunai mengalami gangguan.
“Akan diperbaiki hari ini, sisanya 3 ATM tarik setor berfungsi normal juga ATM non tunai,” jelas dia.
Ia menerangkan batasan maksimal penyetoran via mesin ATM tarik setor adalah Rp50 juta per hari per kartu. Bilamana ada trouble di titik tertentu dapat menggunakan ATM BNI yang berlokasi di Hadi Supermarket, Jalan Sudirman, Pelindo, Orchid Supermarket, Wosi, Bumi Marina, Las Vegas dan Polsek Amban.
“Selama libur ini kami sudah siapkan tim piket, untuk memastikan seluruh ATM kami berfungsi normal,” tutur Maruli Pardede.(PB15)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.