EKONOMI

BNI Wilayah 16 Sebut Pertumbuhan Kredit Mencapai 12 Persen

JAYAPURA — Pertumbuhan bisnis wilayah 16 secara besaran terjadi pertumbuhan dengan total kredit sebesar 12 persen, di mana pertumbuhan konsumer sebesar 21 persen dan pertumbuhan kredit produktif 11 persen.

Sebagai Bank Negara, BNI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak 134 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain untuk meningkatkan literasi keuangan, BNI telah melaksanakan Program Bisnis untuk mendorong transaksi digital dengan bekerjasama dengan pihak Bank Indonesia misalnya Program QRIS Gesek. BNI telah mengakuisisi sebanyak 18,000 user Merchant QRIS.

Selain itu BNI juga menjalankan program Agen 46 sebagai Branchless Banking di 5 cabang dengan total kurang lebih 5.000 Agen yang mampu menjangkau layanan kebutuhan transaksi masyarakat di daerah-daerah terpencil.

BNI berhasil menjaga rasio CASA BNI sebesar 80,65 persen dan LDR (Loan to Deposit Rasio) diangka 87 persen sehingga fungsi intermediasi BNI berjalan dengan cukup efektif untuk menggerakkan ekonomi daerah di Tanah Papua.

Untuk melayani kebutuhan perbankan di akhir tahun, BNI telah menyiapkan armada O’Branch dibeberapa titik mulai tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan tanggal 05 januari 2024.

Untuk menjaga ketersediaan uang tunai, BNI telah menyiapkan Kas sebesar 317,18 miliar dalam rangka pemenuhan kebutuhan Kas Masyarakat menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mendukung operasional seluruh layanan ATM BNI dan outlet  yang tersebar di wilayah 16, Tanah Papua.

Sebagai Bank Digital yang terus melakukan inovasi, BNI memiliki layanan e-channel yaitu BNI Mobile Banking untuk seluruh nasabah BNI.

Mobile Banking BNI merupakan salah satu produk Champion BNI dengan banyak sekali fitur untuk mempermudah transaksi keuangan nasabah.

Dengan Mobile Banking BNI, nasabah dimudahkan dalam bertransaksi, berbelanja, transfer uang, hingga melakukan pembayaran tagihan dimana saja dan kapan saja dengan mudah, cepat dan aman.

Selain menikmati kemudahan transaksi BNI secara online, nasabah perlu mewaspadai maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan BNI.

BNI menghimbau kepada seluruh nasabah, agar tidak memberikan data-data pribadi dan data transaksi perbankan serta tidak mengunduh atau menginstal aplikasi yang tidak resmi.

“Awal Tahun depan, BNI akan menyiapkan program lokal yang sangat menarik yaitu Tabungan NOKEN dimana Tabungan tersebut membantu nasabah untuk melakukan perencanaan keuangan nasabah BNI,” kata Pemimpin BNI Wilayah 16 Tanah Papua Ariyanto Soewondo Geni. (rls/sem)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.