EKONOMI

Bulog Manokwari Mulai Salurkan Cadangan Beras Pemerintah 2023 Tahap II

MANOKWARI – Perum Bulog Cabang Manokwari mulai menyalurkan beras bantuan pangan cadang beras pemerintah (CBP) 2023 tahap kedua untuk periode September-November 2023 di Provinsi Papua Barat sebanyak 987.570 kilogram.

Langkah ini sebagai bentuk penugasan Presiden Joko Widodo dalam menstabilkan harga beras di masyarakat.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah pusat kepada masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw di Manokwari, Selasa (12/9/2023).

Paulus Waterpauw menegaskan, pemerintah daerah senantiasa berkolaborasi dengan Perum Bulog agar pendistribusian bantuan pangan berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

“Supaya benar-benar disalurkan dengan tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima bantuan,” kata Paulus Waterpauw.

Ia menjelaskan jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Manokwari sebanyak 10.046 kepala keluarga, Manokwari Selatan 2.271 kepala keluarga, dan Pegunungan Arfak 3.439 kepala keluarga.

Selanjutnya Kabupaten Teluk Bintuni 3.817 kepala keluarga, Teluk Wondama 2.454 kepala keluarga, Fakfak 7.670 kepala keluarga, dan Kaimana 3.222 kepala keluarga.

Dengan adanya bantuan pangan ini, kata dia, pihaknya berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya dan harga beras menjadi stabil.

Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Stephanus Kurniawan menjelaskan, setiap kepala keluarga penerima bantuan mendapatkan alokasi CBP sebanyak sepuluh kilogram per bulan yang disalurkan selama tiga bulan.

Total penyaluran selama tiga bulan ke Manokwari mencapai 301.380 kilogram, Manokwari Selatan 68.130 kilogram, dan Pegunungan Arfak 103.170 kilogram.

Kemudian Kabupaten Teluk Bintuni 114.510 kilogram, Teluk Wondama 73.620 kilogram, Fakfak 230.100 kilogram, dan Kaimana 96.660 kilogram.

“Kalau total penyaluran setiap bulan ke tujuh kabupaten mencapai 329.190 kilogram, dengan alokasi satu kepala keluarga terima 10 kilogram,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia memberikan bantuan sosial beras tahap kedua kepada 21,35 juta keluarga penerima manfaat (KPM), di mana masing-masing KPM mendapatkan 10 kilogram beras per bulannya. Tahap pertama juga dilakukan dalam periode yang sama dimulai Maret 2023.

Adapun beras bantuan itu bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.

Stephanus menyebutkan, selain untuk meringankan beban KPM, bantuan beras dari pemerintah juga diharapkan dapat menekan harga beras yang kini sedang tinggi. (SWF)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.