EKONOMI

Kawasan Industri Terus Bersolek demi Investor

JAKARTA – Indonesia terus mengembangkan kawasan industri (KI) untuk menarik investasi. Menurut Himpunan Kawasan Industri (HKI), Indonesia telah menyiapkan KI yang sesuai kebutuhan investor.

Ketua Umum MKI Sanny Iskandar mengatakan, ada lebih dari 100 KI tersebar di pulau Jawa dan luar Jawa. KI di Pulau Jawa diperuntukkan industri berbasis teknologi tinggi dan digital, industri padat karya, serta industri hilir.

Sementara, KI di luar Jawa lebih diperuntukkan industri yang bertujuan meningkatkan nilai tambah produk berbasis sumber daya alam dan industri pemicu pengembangan ekonomi baru.

Sanny mengatakan, pengembangan investasi industri di KI seluruh Indonesia didukung oleh infrastruktur dan fasilitas pendukung yang berkualitas. “Di antaranya seperti pembangkit listrik, suplai gas industri, jaringan teknologi informasi dan komunikasi, pengolahan limbah, jalan tol dan jalur kereta barang, serta bandara dan pelabuhan,” ujar Sanny, Minggu (23/4/2023).

Untuk mendukung implementasi revolusi industri keempat, kata dia, Indonesia juga telah mengembangkan smart-eco industrial park, dilengkapi infrastruktur digital berteknologi tinggi yang ramah lingkungan. Menurut dia, Indonesia sudah siap untuk sistem ekonomi sirkular, digital hub, dan lainnya

Cluster President Indonesia dan Timor-Leste Schneider Electric Indonesia Roberto Rossi mengatakan, pihaknya ingin menjadi mitra digital pelaku industri untuk keberlanjutan dan efisiensi. Schneider mendukung dan memberdayakan sumber daya manusia (SDM) untuk pemanfaatan energi secara maksimal serta menjembatani kemajuan dan keberlanjutan.

Schneider, kata dia, memiliki dua pabrik terbesar di Indonesia, yaitu di Batam dan Cikarang, yang menyerap 3.800 tenaga kerja. Pihaknya juga aktif dalam kegiatan corporate social responsibility dan program dampak berkelanjutan antara lain teacher mission, yaitu mengajar di sekolah vokasi untuk memastikan keterampilan apa yang menjadi kebutuhan industri.

Sementara, Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Tbk Febriany Eddy mengatakan, salah satu alasan kuat Indonesia menjadi negara tepat untuk tujuan investasi, yaitu karena memiliki kekayaan sumber daya. Indonesia merupakan negara dengan sumber daya nikel terbesar di dunia.

Fakta terkait tren transisi energi memicu industri untuk berinovasi dalam memanfatkan sumber daya mineral sebagai bahan baku. Vale Indonesia telah memiliki total investasi senilai 6,8 juta dolar AS, yang menghasilkan 3 persen dari kebutuhan nikel dunia dengan penyerapan 3.000 tenaga kerja yang 99 persen merupakan tenaga kerja lokal Indonesia.

Deputi Bidang Promosi Investasi Kementerian Investasi Nurul Ichwan meyakini Indonesia merupakan salah satu negara tujuan investasi Indonesia. Menurut dia, ada beberapa alasan yang membuat Indonesia menjadi tujuan investasi.

Pertama, Indonesia merupakan negara dengan populasi keempat terbesar di dunia. “Kondisi ini menjadi salah satu keunggulan bagi Indonesia karena dapat menyuplai tenaga kerja yang cukup memadai bagi perusahaan-perusahaan global,” ujar Ichwan.

Hal itu didukung pula dengan fakta Indonesia memiliki bonus demografi rata-rata pekerja berumur 30 tahun. Ini berbeda dengan negara lainnya yang memiliki tenaga kerja lebih tua dan cukup sulit mendapatkan tenaga kerja.

Ichwan menjelaskan, Indonesia merupakan negara terbesar di ASEAN, baik dari segi populasi maupun ekonomi. Indonesia merupakan negara berbasis produksi bagi pasar internasional yang berkontribusi sebesar 36 persen terhadap total PDB ASEAN.

Dia menambahkan, Indonesia merupakan anggota G-20 yang memiliki ketahanan dan pertumbuhan ekonomi. Nilai PDB mencapai 1,3 triliun dolar AS dan PDB per kapita melebihi 5.000 dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada April 2023, Indonesia menjadi negara yang kemungkinan akan bertahan jika resesi terjadi pada masa depan. Persentase kemungkinan resesi hanya sebesar 2 persen.

Hal itu karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang kaya, termasuk bagi pengembangan industri kendaraan listrik. Pada 2025, setidaknya 15 persen nikel untuk industri baterai EV akan disuplai dari Indonesia.

Demi mendukung pengembangan investasi industri tersebut, Pemerintah Indonesia memberikan berbagai insentif investasi yang sangat menjanjikan. Insentif itu, antara lain, antaranya tax holiday, tax allowance, import duty exemption, dan super tax deduction.

“Berangkat dari fakta tersebut, Indonesia adalah negara yang tepat untuk menjadi tujuan investasi sektor manufaktur global,” kata Ichwan. (REP)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.