EKONOMI

KPKNL Sorong Bantu Promosi Produk UMKM Lewat Situs Lelang

MANOKWARI – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sorong berkomitmen untuk membantu mempromosikan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui situs resmi lelang.go.id.

Kepala KPKNL Sorong Antonius Arie Wibowo mengatakan produk UMKM yang dipasarkan lewat situs lelang.go.id sebanyak 89 produk dengan pokok lelang sebanyak Rp13.715.806 atau meningkat 174,15 persen dari pokok lelang tahun 2022.

“Sekarang kami lagi galakkan lelang produk UMKM supaya pemasaran produknya semakin luas,” kata Antonius Wibowo di Manokwari, Jumat (29/9/2023).

Ia menjelaskan bahwa KPKNL menanggung biaya ongkos kirim produk UMKM yang dipromosikan melalui situs lelang.go. id guna meringankan beban biaya pengiriman bagi pelaku UMKM.

Oleh sebabnya, KPKNL berharap agar pelaku UMKM di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya memanfaatkan program gratis ongkos kirim tersebut.

“Kami sudah buka program lelang UMKM ini sudah satu tahun. Kami harap pelaku UMKM memanfaatkannya karena gratis ongkos kirim itu hanya tahun ini saja,” jelas Antonius.

Dia mengatakan KPKNL Sorong telah menginisiasi pelatihan UMKM yang berkolaborasi dengan Kemenkeu Satu Provinsi Papua Barat Daya dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong Kementerian Ketenagakerjaan.

Pelatihan bertema ‘Future Job Training Program Pelatihan Digital Marketing’ diselenggarakan selama lima hari yang diikuti oleh 14 pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan manajemen dan kualitas produk.

“Kami sudah adakan pelatihan UMKM. Semoga informasi yang kami sebar bisa menambah jumlah UMKM yang ikut lelang produk mereka,” ujar Antonius Wibowo.

Ia mengimbau agar seluruh pelaku UMKM di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya untuk tetap berhati-hati terhadap kedok penipuan lelang yang mengatasnamakan KPKNL Sorong.

Ciri-ciri penipuan tersebut adalah menjanjikan kepastian peserta lelang memenangkan lelang, menawarkan barang dengan harga murah (tidak wajar), meminta pembayaran uang muka ditransfer ke rekening pribadi, dan menawarkan pembayaran barang lelang dengan metode cicil.

“Lelang yang resmi hanya melalui situs lelang.go.id sehingga perlu diwaspadi berbagai modus penipuan berkedok lelang,” ucap Antonius Wibowo. (SWF)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.