EKONOMI

Pandemi Hantam Kinerja Operasional Pelindo Manokwari

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pandemi Coronavirus Disease-19 yang melanda dunia bermbas ke semua sektor, termasuk kinerja operasional PT Pelindo IV Cabang Manokwari.

Terhitung sejak Januari hingga November 2020, kinerja operasional secara keseluruhan mengalami penurunan 21,8% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

Meliputi, kunjungan kapal turun 16,77%, arus barang menurun 3,34%, arus petikemas turun 6,01%, dan arus penumpang yang juga mengalami penurunan 61,01%.

“Pandemi Covid-19 dan kebijakan pemerintah mengkarantina wilayah menyebabkan kinerja operasional turun bila dibandingkan pencapaian tahun 2019,” ujar General Manager PT Pelindo IV Manokwari, Suparman saat dikonfirmasi melalui WhatApss, Kamis (17/12/2020).

Dia menjelaskan arus kapal yang masuk ke Pelabuhan Manokwari tercatat sebanyak 948 kunjungan, lebih rendah dari tahun 2019 yang mencapai 1.139 kunjungan kapal.

Padahal, Pelindo telah menargetkan ada 1.126 kunjungan kapal dari Januari sampai November 2020.

“Tapi realisasinya hanya mencapai 84,19% dari yang sudah ditetapkan dalam RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan),” jelas dia.

Kemudian, arus barang yang masuk hanya mencapai 393.528 ton atau pencapaian baru 94,69% dari target RKAP tahun 2020 sebanyak 415.602 ton.

“Jumlah ini mengalami penurunan dari realisasi tahun 2019 yang mencapai 407.145 ton barang yang masuk ke Pelabuhan Manokwari,” jelas Suparman.

Untuk arus petikemas, sambung dia, sejak Januari hingga November 2020 tercatat ada 31.660 box lebih rendah dari realisasi tahun 2019 yang mencapai 33.683 box. Sedangkan target arus petikemas sesuai RKAP 2020 sebanyak 33.106 box.

“Pencapaian arus petikemas baru 95,63% dari target,” tutur dia.

Dia melanjutkan jumlah arus penumpang hingga November 2020 tercatat sebanyak 103.438 orang atau 36,07% dari target yang ditetapkan dalam RKAP yakni 286.767 orang.

Realisasi ini juga lebih rendah dari tahun 2019 yang mencapai 265.512 orang.

Suparman berharap kinerja operasional Pelindo Manokwari di tahun 2021 bisa tumbuh positif sesuai target yang ditetapkan. Sehingga, berbagai upaya dan strategi juga telah disiapkan. Salah satunya menjadikan Pelabuhan Manokwari sebagai pelabuhan transhipment.

“Supaya kunjungan kapal bertambah dan volume bongkar muat petikemas juga meningkat,” pungkas Suparman. (PB15)

**Berita ini telah terbit di Harian Papua Barat News edisi Jumat 18 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.