EKONOMI

Papua Barat Alami Inflasi 1,35 Persen pada Mei 2024

MANOKWARI — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mencatat Papua Barat mengalami inflasi bulanan (month to month) sebesar 1,35 persen pada Mei 2024.

Tingkat inflasi bulanan Mei 2024 Provinsi Papua Barat lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 0,17 persen dan bulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar 0,45 persen.

Kepala BPS Papua Barat Merry, mengatakan komoditas utama penyumbang inflasi pada bulan Mei yakni tomat, tarif angkutan udara, cabai rawit, bawang merah, dan ikan cakalang.

“Komoditas tomat dan tarif angkutan udara menjadi top andil inflasi tahun 2024 baik secara month-to-month maupun year-on-year,” katanya dalam konferensi pers di Manokwari, Senin (3/6/2024).

Sementara jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, maka makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi pada bulan Mei 2024 dengan nilai sebesar 3,13 persen dan dengan andil inflasi sebesar 1,11 persen.

Kemudian disusul kelompok pengeluaran transportasi dengan nilai sebesar 1,40 persen dan dengan andil inflasi sebesar 0,17 persen.

“Komoditas penyumbang utama pada kelompok pengeluaran ini yakni tarif angkutan udara dengan inflasi sebesar 0,16 persen,” jelasnya.

Sebaliknya, secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi Papua Barat pada Mei 2024 sebesar 4,56 persen. Inflasi ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,59 persen dan bulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,95 persen.

“Beras, tomat, tarif angkutan udara, bawang putih, dan ikan cakalang merupakan komoditas utama penyumbang inflasi,” ujarnya.

Adapun jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran maka makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan nilai sebesar 9,37 persen dan dengan andil inflasi sebesar 3,24 persen.

Disusul kelompok pengeluaran transportasi dengan nilai sebesar 6,71 persen dengan andil inflasi sebesar 0,82 persen.

“Tarif angkutan udara masih mendominasi sebagai komoditas penyumbang utama inflasi Papua Barat pada kelompok pengeluaran ini yaitu sebesar 0,76 persen,” kata Merry. (sem)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.