Persebaran Uang Rupiah Emisi 2022 di Papua Barat Baru 3,5 Persen

MANOKWARI – Deputi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, Eko Listiyono mengatakan persebaran uang rupiah emisi terbaru masih sekitar 3,5 persen terhadap uang keseluruhan yang beredar di Papua Barat.

Eko menyebutkan sejak peluncuran uang emisi terbaru tahun 2022 hingga saat ini penyebarannya di Papua Barat mencapai Rp28,05 miliar.

“Aliran uang di Papua Barat hingga triwulan II tahun 2022 mencapai Rp823,6 miliar,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/9/2022).

Ia merincikan komposisi pecahan yang sudah terdistribusi untuk pecahan 100.000 adalah sejumlah Rp15,2 miliar, pecahan 50.000 sejumlah Rp7,53 miliar, pecahan 20.000 sejumlah Rp2,65 miliar, pecahan 10.000 sejumlah Rp1,36 miliar, pecahan 5.000 sejumlah Rp789,5 juta, pecahan 2.000 sejumlah Rp335,73 juta dan pecahan 1.000 sejumlah Rp169,34 juta.

“Proses perolehan pecahan uang emisi terbaru, Bank Indonesia telah menyiapkan kas keliling yang mana masyarakat dapat menukarkan langsung satu paket uang emisi terbaru dengan maksimal Rp1 juta rupiah. Selain di kas keliling Bank Indonesia, penukaran uang emisi terbaru juga bisa dilakukan di semua perbankan,” jelasnya.

“Termasuk kas titipan (Kota Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Fakfak),” lanjut Eko.

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) meluncurkan tujuh pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022), di Jakarta, Kamis (18/8/2022). ANTARA/Mohammad Ayudha

Sementara itu, kata Eko, ada tidaknya penambahan uang pecahan rupiah emisi terbaru tahun 2022, tentunya melihat dari sisi perkembangan perekonomian. Dimana uang yang beredar ke masyarakat tidak serta merta langsung digantikan dengan uang emisi terbaru.

“Semua uang yang beredar di masyarakat akan menjadi alat pembayaran yang sah,” katanya.

Ia mengungkapkan melihat uang emisi tahun 2022 masih sedikit yang beredar ke masyarakat karena memang akan menggantikan uang yang lama secara bergulir. “Uang yang BI tarik, akan digantikan dengan uang emisi terbaru,” ungkapnya.

Bank Indonesia perwakilan Papua Barat sedang menunggu datangnya stok uang ke Papua Barat. Ia memperhitungkan bahwa beberapa kali lagi uang masuk ke Papua Barat hingga akhir tahun.

“Ada sekitar dua hingga tiga kali tergantung dari kebutuhan,” tukasnya. (PB19).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: