EKONOMI

Stok Beras Bulog Papua Cukup hingga 7,6 Bulan

JAYAPURA — Kepala Perum Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari menegaskan, saat ini persediaan beras yang ada di gudang milik Bulog di seluruh Tanah Papua mampu bertahan selama 7,6 bulan.

Saat ini beras yang ada di gudang Bulog yang tersebar di empat provinsi di Tanah Papua tercatat 26.000 ton.

“Wilayah kerja Perum Bulog Papua dan Papua Barat memang meliputi enam provinsi yang ada di Tanah Papua yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat dan Papua Barat Daya,” kata Kepala Perum Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari kepada Antara, Rabu (19/6/2024) di Jayapura.

Mustari berharap masyarakat tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan beras karena Bulog akan senantiasa memasok sesuai dengan jadwal.

Beras yang dipasok ke Tanah Papua itu selain berasal dari luar negeri di antaranya Vietnam juga pengadaan dalam negeri yang dikirim dari Surabaya dan Makassar.

Beras-beras itu selain disalurkan untuk golongan anggaran, juga program lainnya seperti bantuan pangan dan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Selain memasok beras, Perum Bulog Papua dan Papua Barat juga mendatangkan gula pasir, minyak goreng dan beras premium.

“Bulog Papua dan Papua Barat membuka gerai di kantor pusat di Jayapura sehingga masyarakat dapat berbelanja kebutuhannya di situ,” kata Ahmad Mustari.

Sementara itu, Manager Operasional Pelayanan Publik Perum Bulog  Kanwil Papua dan Papua Barat, Guido Pereira mengatakan, terkait dengan HET yang disalurkan Bulog dipastikan tidak ada kendala.

“Terkait dengan peraturan Bapenas TMT 1,yakni kenaikan harga beras Medium pada Juni 2024, kami Bulog Papua dan Papua Barat tidak ada yang perlu dikhawatirkan, harga yang kami tentukan sudah sesuai, kami Bulog menjual dari gudang Rp 11.600/kg di pasaran HET Rp 13.500,”ung- kapnya.

Dia mengaku, tidak hanya beras medium, beras premium juga telah ditetapkan HET, dimana penjual tidak boleh menjual lebih dari HET tersebut, karena akan diberikan sanksi.

Harga beras Bulog di tanah Papua masih tergolong stabil, untuk permintaan beras juga masih stabil, seperti halnya beras premium maupun medium stabil.

“Permintaan beras premium, kami menjatah satu RPK (Rumah Pangan Kita) masing-ma sing 2 ton setiap minggu, namun jika habis sebelum satu minggu maka bisa diajukan permintaan kepada kami, ” tandasnya. (ant/pbn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.