Gaya Hidup

Makanan Khas Nusantara yang Identik dengan HUT RI

BENDERA dan aksesoris di jalanan sudah mulai dipasang dari sejak seminggu lalu untuk memeriahkan HUT Ke-78 RI.

Berbagai macam perlombaan juga mulai digelar untuk meramaikan keceriaan momen 17 Agustus tahun ini. Selain perlombaan, berbagai makanan khas Nusantara juga dihidangkan di momen perayaan Hari Kemerdekaan RI.

Apa saja makanan tersebut? Berikut daftar 10 makanan khas Nusantara yang identik dengan HUT RI dirangkum dari berbagai sumber.

  1. Bubur merah putih

Makanan yang selalu wara-wiri di meja makan setiap bulan Agustus adalah bubur merah putih. Warna merah dari bubur ini berasal dari gula merah, sedangkan warna putih berasal dari campuran campuran santan kelapa. Selain enak, bubur merah putih melambangkan rasa syukur.

  1. Klepon Merah Putih

Klepon merupakan salah satu makanan daerah yang cukup populer di Indonesia. Paling banyak ditemukan, klepon berwarna hijau. Warna tersebut diolah dari sari-sari daun suji.

Di dalam makanan ini biasa bertabur kelapa parut, diisi gula merah atau gula aren. Sensasi gula merah yang meletus di dalam mulut juga membuat jajanan ini makin tak bisa dilupakan.

Klepon identik dengan warna hijau, tapi khusus di bulan Agustus biasanya akan berubah menjadi warna merah dan klepon dihidangkan saat perayaan atau selamatan oleh masyarakat Jawa kuno.

  1. Tumpeng Merah Putih

Nasi tumpeng biasanya berwarna kuning. Namun, khusus untuk bulan Agustus, nasi yang identik dengan acara syukuran mendadak berubah warna menjadi merah putih.

Tentu, warna ini sengaja dipilih untuk melambangkan bendera Merah Putih yang menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia. Warna merah berasal dari beras merah, sementara warna putih berasal dari beras yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Perpaduan keduanya tak cuma menjadikan nasi tumpeng semakin menarik namun juga menggugah selera.

  1. Telok Pindang

Telor pindang atau disebut juga telok pindang adalah kuliner yang mudah ditemukan di Palembang. Makanan satu ini adalah telur ayam yang direbus lama selama lima jam dan dicampur dengan berbagai rempah.

Rempah-rempah yang digunakan seperti asam jawa, garam, gula merah, dan serai. Menyantap telok pindang di Hari Kemerdekaan dipercaya sebagian orang dapat memberi pengalaman yang cukup mengesankan.

  1. Serabi Merah Putih Kuah Kinca

Serabi merah putih kinca merupakan kuliner khas Bandung. Disebut serabi kinca, karena menggunakan tambahan kuah kinca yang terbuat dari santan, gula merah, dan tepung maizena.

Serabi atau surabi merupakan salah satu jenis jajan pasar populer. Ada yang dibuat dari tepung beras, ada juga yang dari tepung beras. Dipaduk dengan santan hingga rasanya gurih empuk dan wangi.

Serabi paling enak dimakan dengan saus kinca yang dibuat dari gula merah dan santan. Dimasak hingga kental dengan harum pandan. Cocok dijadikan camilan untuk teman ngopi atau minum teh sore hari.

  1. Kue Bandros

Salah satu makanan tradisional yang identik dengan perayaan HUT RI adalah kue Bandros.

Kue Bandros memiliki akar budaya yang dalam, terutama berasal dari Sunda, Jawa Barat. Nama “Bandros” sendiri berasal dari kata dalam bahasa Sunda yang berarti “ditumbuk” atau “dipukul”. Hal ini merujuk pada proses pembuatannya yang melibatkan penumbukan bahan-bahan utama dalam adonan kue ini.

Kue Bandros menjadi populer dan sangat identik dengan perayaan HUT RI karena pada awalnya, kue ini banyak dijual di sepanjang jalan menuju Monumen Nasional (Monas) di Jakarta saat upacara peringatan HUT RI.

Kue ini menjadi ikonik karena selain rasanya yang lezat, kue Bandros juga mengandung makna yang dalam. (OKZ)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.