Gaya Hidup

Strategi Cerdas Membersihkan Beragam Jenis Mesin Cuci

KOTORAN yang hilang dari pakaian, handuk, dan seprai Anda harus pergi ke suatu tempat. Hal ini berarti, kotoran dapat menumpuk di dalam mesin cuci Anda seiring berjalannya waktu.

Tanpa pembersihan rutin, alat yang satu ini, mungkin juga menyimpan sisa deterjen, endapan air kotor, dan jamur di sekitar tutupnya. Hal ini dapat meninggalkan residu pada cucian atau menyebabkan pakaian keluar dari cucian dengan bau yang tidak sedap.

Untuk memastikan pakaian Anda yang baru dicuci sebersih mungkin, ikuti langkah-langkah berikut tentang cara membersihkan mesin cuci sebulan sekali seperti dilansir laman Better Homes and Gardens, Rabu (6/9/2023). Petunjuk ini berlaku untuk membersihkan mesin cuci bukaan depan dan bukaan atas, tetapi ada beberapa pertimbangan khusus untuk kedua jenis tersebut.

Alat yang dibutuhkan untuk membersihkan mesin cuci adalah sikat gigi dan kain mikrofiber, handuk atau handuk piring. Sementara bahan yang diperlukan berupa cuka putih sulingan dan soda kue (opsional).

Cara membersihkan 

Jika mesin cuci Anda memiliki fungsi pembersihan otomatis, pilih siklus tersebut dan ikuti instruksi pabrik untuk membersihkan bagian dalam mesin. Jika tidak, Anda dapat menggunakan proses tiga langkah sederhana ini untuk menghilangkan penumpukan pada selang dan pipa mesin cuci serta memastikan pakaian Anda tetap segar dan bersih.

  1. Jalankan siklus panas dengan cuka

Jalankan siklus kosong dan teratur pada suhu panas, gunakan dua cangkir cuka putih sebagai pengganti deterjen. Tambahkan cuka ke dalam dispenser deterjen. Jangan khawatir akan merusak mesin Anda, karena cuka putih tidak akan merusak pakaian.

Campuran air panas dan cuka mampu menghilangkan dan mencegah pertumbuhan bakteri. Cuka juga dapat berfungsi sebagai pewangi dan menghilangkan bau jamur.

  1. Gosok bagian dalam mesin cuci

Dalam ember atau wastafel terdekat, campurkan sekitar seperempat cangkir cuka dengan satu liter air hangat. Gunakan campuran ini, ditambah spons dan sikat gigi khusus, untuk membersihkan bagian dalam mesin.

Berikan perhatian khusus pada dispenser pelembut kain atau sabun, bagian dalam pintu, dan di sekitar bukaan pintu. Jika dispenser sabun Anda dapat dilepas, rendam dalam air cuka sebelum digosok.

  1. Bersihkan bagian luar mesin cuci

Bersihkan juga bagian luar mesin menggunakan kain lembap dan larutan air cuka.

  1. Jalankan siklus panas kedua

Jalankan satu lagi siklus kosong dan teratur dengan suhu panas, tanpa deterjen atau cuka. Jika diinginkan, tambahkan setengah cangkir soda kue ke dalam drum untuk membantu membersihkan penumpukan yang terlepas dari siklus pertama. Setelah siklus selesai, bersihkan bagian dalam drum dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan sisa residu.

Cara membersihkan mesin cuci top loading

Gunakan tips berikut untuk membersihkan mesin cuci bukaan atas yang bagiannya sulit dijangkau.

  1. Beri jeda siklus dan rendam dengan cuka

Untuk membersihkan mesin cuci bukaan atas, pertimbangkan untuk menghentikan sementara mesin selama siklus air panas pertama yang diuraikan di atas. Biarkan bak mandi terisi dan aduk selama sekitar satu menit, lalu jeda siklus selama satu jam agar cuka meresap.

  1. Bersihkan tempat yang sulit dijangkau

Gunakan sikat gigi untuk menggosok bagian yang sulit dijangkau di sekitar tutup dan di bawah tepi bak mandi.

  1. Bersihkan bagian luar

Mesin cuci bukaan atas juga cenderung mengumpulkan lebih banyak debu dibandingkan mesin cuci bukaan depan. Untuk menghilangkan cipratan debu atau deterjen, seka bagian atas mesin dan pelat jamnya menggunakan kain mikrofiber yang dicelupkan ke dalam cuka putih.

Cara membersihkan mesin cuci front loading

Saat membersihkan mesin cuci bukaan depan, paking atau segel karet di sekeliling pintu biasanya menjadi penyebab cucian berbau apek. Kelembapan dan sisa deterjen dapat menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan lumut, jadi penting untuk membersihkan area ini secara teratur.

  1. Bersihkan gasketnya

Untuk menghilangkan kotoran, semprot area sekitar pintu dengan cuka putih suling dan diamkan dengan pintu terbuka setidaknya selama satu menit sebelum dibersihkan dengan kain mikrofiber.

  1. Mencegah Jamur

Untuk pembersihan lebih mendalam, Anda juga dapat menyeka area tersebut dengan larutan pemutih yang diencerkan. Untuk mencegah pertumbuhan jamur, biarkan pintu terbuka selama beberapa jam setelah setiap pencucian agar kelembapannya mengering. (REP)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.