Jelang Pilkada, Kapolres Ajak Masyarakat Perangi Hoaks

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepolisian Resor (Polres) Manokwari mengajak masyarakat di wilayah setempat, untuk memerangi informasi bohong atau hoaks jelang pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada Manokwari pada 9 Desember 2020 mendatang.

Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Wijaya ,mengatakan, banyak negara yang sudah hancur hanya karena informasi hoaks yang beredar luas dikalangan masyarakatnya. Informasi hoaks tersebut paling mudah berhembus pada moment-moment seperti Pemilu atau Pilkada seperti saat ini.

“Jangan sampai kita menyebarluaskan informasi hoaks yang berdampak pada cederanya demokrasi kita,” ujarnya di Manokwari, Kamis (27/8/2020) pekan lalu.

Ia menerangkan, apabila masyarakat mendapatkan informasi Pilkada yang belum tentu kebenarannya, harap disampaikan atau dilaporkan kepada pihak yang berwenang seperti Bawaslu atau kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Jika ditemukan adanya pelanggaran yang berkaitan dengan administrasi, maka akan diselesaikan oleh Bawaslu atau Gakumdu. Bila mengarah pada tindak pidana, maka akan diselesaikan oleh penegak hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami sangat berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam proses demokrasi ini,” kata dia.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat maupun kepada pasangan calon dan tim pemenang untuk tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19  dalam menghadapi proses pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati Manokwari ke KPU pada 4 – 6 September 2020 mendatang.

“Tak henti-hentinya kami ingatkan kepada masyarakat yang akan mengiringi Bapaslon yang mendaftar untuk mengikuti protokol kesehatan. Minimal mengenakan masker,” terang dia.

Dirinya melanjutkan, data menunjukkan bahwa saat ini masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih mengalami peningkatan yang cukup signifikan hampir di seluruh daerah. Oleh karena itu, seluruh proses dan tahapan demokrasi yang hendak dirayakan tahun ini dilakukan dengan tidak mengabaikan protokol yang ada.

“Jangan sampai keluarga kita di rumah ikut terpapar karena keegoisan kita,” tegas Kapolres. (PB25)

**Artikel ini Sudah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 31 Agustus 2020

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: