Warinussy Apresiasi Survei Pipanisasi di Sanggeng

MANOKWARI, papuabaratnews.co Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Manokwari akhirnya melakukan survei pipanisasi terhadap sejumlah sumur milik warga di kawasan Sanggeng RT01/RW03 dan RT03/RW06, Kabupaten Manokwari, pada Kamis (13/8/2020).

Survei ini merupakan hasil mediasi Kejaksaan Tinggi Papua Barat atas kasus dugaan kebocoran minyak dari instalasi tangki penampung BBM milik PT Pertamina TBBM Manokwari, yang menyebabkan sumur milik warga sekitar tercemar.

“Akhirnya ada langkah nyata. Buktinya, hari ini (kemarin) telah dimulai survei oleh PDAM di lokasi warga. Ini yang perlu untuk diapresiasi, karena ini merupakan langkah maju,” kata Juru bicara Tim Advokad Manokwari Bersatu (TAMB), Yan Christian Warinussy, kepada Papua Barat News usai mengikuti survei PDAM di Sanggeng.

Warinussy menjelaskan, survei tersebut adalah survei awal yang dilakukan guna proses pipanisasi untuk mengetahui tata letak rumah ataupun tempat-tempat yang semestinya dialiri air.  Sehingga dapat mencegah kemacetan ataupun kebocoran. Survei berikutnya, akan dilanjutkan dua hari mendatang dengan melakukan pengukuran.

“Jika memungkinkan, pihak PDAM merencanakan pengukuran pipa tanam, tapi itu baru rencana. Nanti kita lihat bersama seperti apa bentuknya,” kata Warinussy.

Pantauan media di lokasi, kegiatan tersebut berlangsung aman dan damai atas dukungan warga Sanggeng di bawah pimpinan Boy Baransano. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari para Jaksa Penuntut selaku Kuasa Hukum para tergugat (PT Pertamina) dan advokat dari TAMB sebagai kuasa hukum para penggugat (Warga Sanggeng).

Meski sedang dalam proses mediasi, namun perkara perdata atas gugatan pencemaran lingkungan oleh masyarakat kepada pihak Pertamina dengan tuntutan ganti rugi sebesar senilai Rp5 triliun, terus bergulir di Pengadilan Negeri Manokwari.

Persidangan perkara dengan nomor registrasi 29/Pdt.G/2020//PN.Mnk untuk sementara ditunda, karena Ketua Majelis Hakim tunggal, Sonny A.B. Laoemoery yang juga adalah Ketua Pengadilan Negeri Manokwari sedang melakukan karantina mandiri usai kembali dari Mahkamah Agung (MA) di Jakarta. (PB13)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: