Bupati Waran Soroti Kinerja RSUD Elia Waran

RANSIKI – Bupati Manokwari Selatan (Mansel) Markus Waran menyoroti kinerja RSUD Elia Waran. Salah satu yang disinggung Waran yakni adanya kejadian saat pasien dari RSUD Elia Waran yang harus dirujuk ke salah satu Puskesmas.

Bagi Waran, hal ini tentu mengherankan, karena seharusnya pasien dari Puskesmas yang dirujuk ke RSUD. “Dari rumah sakit dirujuk ke Puskesmas. Ini mana yang benar? Puskesmas ke rumah sakit atau rumah sakit ke Puskesmas? Ini terbalik,” kata Markus Waran, Selasa (24/1/2023).

“Beberapa waktu lalu, pasien mau melahirkan, dibawa ke Rumah Sakit, dirujuk ke Puskesmas. Siapa yang bisa jawab itu? Memang kita di Mansel ini peningkatan luar biasa,” sindir Waran.

Markus Waran berharap, ada peningkatan pelayanan di bidang kesehatan. “Memang semua butuh uang, tapi ini soal manusia. Kalian yang sudah dokter, bidan dan suster harus tahu tugas kalian sebagai pelayan sosial,” ucapnya.

Menyikapi hal tersebut, Direktur RSUD Elia Waran dr Iwan Butar Butar angkat suara. Meski tak menampik kejadian tersebut, Butar Butar mengatakan, hal tersebut disebabkan adanya inflasi gaji.

“Sehingga pada saat itu saya meminta pada mereka untuk berpikir agar jangan mengorbankan nasib mereka karena gajinya turun. Jadi harus bekerja sesuai aturan. Mereka bilang mau stagnan silahkan, nanti dilaporkan ke bupati. Selesai rapat mereka sampaikan tetap bersedia kerja. Tapi ternyata, jaga sorenya saat itu, bidan tidak ada, perawat tidak ada. Datanglah dua pasien bersamaan. Karena pasien umum juga gawat, pasien kebidanan juga gawat, menurut dokter kalau dibawa ke kota, tidak mungkin bisa tertolong. Olehnya disarankan untuk ke Puskesmas dulu. Tapi selanjutnya, mereka sudah jaga lagi,” paparnya. (ADK)

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: