Dewan Minta Materi Raperda Pasar Diajukan Ulang

MANOKWARI, PB News – Mekanisme tata kelola pasar tradisional perlu diatur dalam regulasi yang jelas, sehingga pengelolaan pasar bisa berjalan maksimal dan ekspektasi meningkatkan pendapatan asli daerah serta ekonomi masyarakat di daerah setempat.

Anggota DPRD Kabupaten Manokwari, Romer Tapilatu, mengatakan, polemik yang terjadi di Pasar Wosi perlu diatasi dengan adanya peraturan daerah (Perda) tentang pengelolaan pasar tersebut. Namun, hingga saat ini upaya diterbitkan perda pasar belum terealisasi dan akan diupayakan bisa diakomodir pada tahun 2018 ini. Untuk itu, pihak eksekutif dalam hal ini organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat mengajukan ulang permintaan perda pengelolaan pasar tradisional.
“Harus dibahas pada tahun 2016, namun ditarik kembali oleh Dinas Perindagkop (Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) Kabupaten Manokwari, karena saat itu belum ada kesepahaman dengan Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda Kabupaten Manokwari). Dan saat itu kita juga meminta hal tersebut diselesaikan secara internal dulu,” ujar politisi dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini.

Kata dia, materi raperda dari eksekutif nantinya diserahkan kepihak legislatif guna menyelesaikan polemik penanganan retribusi dan pengelolaan di Pasar Wosi.

“Dilakukan pembahasan dan nantinya dapat diterapkan dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pengambilan retribusi,” papar dia.
Regulasi pengelolaan pasar pun bisa mengatasi tindakan pungutan liar (Pungli) yang kerap terjadi.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Kabupaten Manokwari, Irwanto, menjelaskan, semestinya tidak terjadi tarik ulur tanggung jawab antar instansi di Pasar Wosi jika masing-masing pihak memahami tupoksi. Akan tetapi, dirinya tidak mempersoalkan jika ke depannya pengelolaan Pasar Tradisional Wosi diserahkan kepada pihak Disperindagkop & UKM Kabupaten Manokwari.

“Tidak jadi masalah mau siapa yang kelola pasar. Seharusnya tidak dipermasalahkan,” pungkas dia. (PB9)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: