Gubernur Apresiasi BI Sosialisasikan QRIS

MANOKWARI, papuabaratnews.co Bank Indonesia (BI) merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan tingkat inflasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi termasuk pertumbuhan dan kemajuan ekonomi di daerah.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam sambutannya pada kegiatan ‘Pesta Rakyat’ Pekan QRIS Nasional wilayah Papua Barat yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan BI Papua Barat di Manokwari, Sabtu (14/3/2020).

Dia menuturkan, Pemerintah Daerah Papua Barat merasa sangat terbantu melalui penyediaan berbagai informasi yang relevan bagi proses pembangunan ekonomi di daerah ini termasuk di bidang ekonomi dan keuangan digital.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kantor perwakilan BI Papua Barat yang telah melaksanakan kegiatan ini dalam rangka sosialisasi dan promosi perkembangan sistem pembayaran secara digital,” ujar dia.

Gubernur menerangkan, bahwa saat ini Indonesia memiliki potensi pasar digital yang sangat besar dengan penetrasi internet yang meningkat menjadi 65% di tahun 2019 atau meningkat 10% dari tahun 2018 yaitu 55%. Oleh karena itu kegiatan ‘Pesta Rakyat’ ini merupakan bukti kerjasama kemitraan yang ditunjukkan oleh BI terhadap pemerintah daerah dalam menentukan tindakan-tindakan yang harus diambil guna memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi, terutama ekonomi digital di wilayah Papua Barat.

“Tidak bisa kita pungkiri bahwa perkembangan ekonomi digital telah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap beberapa kegiatan ekonomi masyarakat di berbagai bidang misalnya, kelautan, perikanan, industri rumah tangga dan UMKM lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut gubernur menyampaikan, kondisi pertumbuhan ekonomi yang semakin baik merupakan tujuan dari semua pihak di Papua Barat bagi kemajuan daerah ini. Oleh karena itu, Pemerintah provinsi Papua Barat berkomitmen untuk senantiasa menjalin koordinasi dengan BI yang sebagai mitra strategis uang memberi perhatian serius pada pengembangan ekonomi, pengendalian inflasi serta perumusan kebijakan ekonomi di Papua Barat.

“Kami berharap BI senantiasa mendorong berjalannya fungsi koordinasi dan komunikasi kebijakan, baik di bidang moneter, stabilitas sistem keuangan daerah maupun sistem pembayaran, agar kesejahteraan masyarakat Papua Barat menjadi lebih baik. Dengan koordinasi ini,  Papua Barat mampu menunjukkan ketahanan yang kuat dan berperan aktif terhadap upaya menuju Indonesia maju dalam dinamika ekonomi global,” pungkasnya.

Diberitakan media ini sebelumnya, Bank Indonesia Papua Barat juga mendorong agar pedagang tradisional di wilayah setempat, dapat menggunakan Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) pada setiap transaksi melalui aplikasi dompet digital seperti LinkAja, Gopay, OVO, DANA, Bukalapak dan lainnya.

Kepala BI Papua Barat, S Donny Heatubun, mengatakan, pedagang dan pelanggan akan memperoleh keuntungan ketika melakukan transaksi pembayaran menggunakan QRIS. Salah satunya adalah pedagang tidak kesulitan menyediakan pecahan uang kecil, dapat menghindari uang lusuh dan juga transaksi lebih efisien. Sedangkan untuk konsumen, tidak perlu repot menyediakan uang tunai.

“Tinggal scan code dan bayar. Perdagangan jauh lebih efisien,” ujar Donny.

Perlu diketahui, QRIS adalah standar QR Code sistem pembayaran Indonesia yagn dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Standar QR Code ini diperlukan untuk mengantisipasi inovasi teknologi dan perkembangan kanal pembayaran menggunakan QR Code yang berpotensi menimbulkan fragmentasi baru di industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi pembayaran nontunai secara efisien. Sebab, dengan satu QR Code maka para penyedia barang dan jasa (Mercant) tidak perlu memiliki berbagai alat pembayaran non tunai. (PB25)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: