Gugus Tugas Gelar Rakor Bersama Hakli dan Unicef

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari bekerjasama dengan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Papua Barat dan Unicef menggelar rapat koordinasi (Rakor), pada Kamis (4/6/2020).

Penyelenggaraan kegiatan ini dalam rangka percepatan penanganan dan pengendalian virus korona di wilayah Papua Barat dan Manokwari, serta persiapan pelaksanaan karantina terpusat di Manokwari.

“Fokus utama kita adalah bagaimana kita mempersiapkan karantina terpusat sehingga semua sektor kita libatkan dalam rapat ini termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama,” ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat Derek Ampnir, saat dikonfirmasi Papua Barat News usai pelaksanaan rakor.

Menurut dia, perlu ada pemahaman yang sama dalam penerapan karantina terpusat ini. Selain itu pihaknya harus memastikan semua warga yang harus menjalani karantina dapat memahami secara pasti konsep karantina tersebut.

“Oleh karena Manokwari merupakan ibukota provinsi maka perlu ada koordinasi yang baik sehingga dapat mengintegrasikan setiap upaya penanganan kasus di daerah ini. Daerah-daerah lain sudah jalankan ini, jadi kita harus segera benahi pelayanan di Manokwari sebagai ibukota provinsi,” jelasnya.

Menurut dia, penanganan pandemi Covid-19 di Papua Barat pada umumnya dihadapkan pada tiga tantangan yaitu topografi atau letak geografis wilayah. Medan topografi di wilayah ini menuntut kerja ekstra dari Satgas untuk melakukan penanganan yang cepat dan terukur. Tantangan yang berikut adalah aspek sosio-kultural atau demografi dimana masyarakat di wilayah Papua Barat sangat terikat dengan adat kebiasaan yang menjadi pedoman ketatalaksanaan peradaban mereka.

“Ini juga membutuhkan pendekatan yang persuasif dan bersifat kultural pula,” ucap dia.

Tantangan lainnya, sambung Ampnir yaitu sistem. Sistem tersebut melingkupi pola kerja dan dan teknik penanganan kasus.

“Semua itu bisa diatasi dengan menyiapkan teknik-teknik penyelenggaraan pemerintahan termasuk sistem koordinasi terkait penanganan pandemi ini,” tutup dia. (PB25)

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: