Hidupkan Mansinam Sebagai Pusat Pendidikan Kerohanian  

MANOKWARI, PB News – Banyak peninggalan bersejerah terkait keberadaan Ottouw dan Geissler  dapat kita temui di pulau Mansinam. Antara lain, tugu salib peringatan masuknya injil di tanah papua, sisa fondasi bangunan gereja yang dibangun oleh Ottouw dan Geissler, sumur tua yang kala itu digunakan sebagai sumber air bagi seluruh penduduk P Mansinam. Dan beberapa bangunan baru bernuansa religius,  dibangun  oleh pemerintah provinsi Papua Barat.

Pdt. Soleman Manufandu, salah seorang hamba Tuhan di daerah ini mengatakan,  mencermati perhatian lebih yang diberikan pemerintah dan gereja di pulau Mansinam maka buah-buah rohani yang ditanamkan Ottow dan Geissler harus terus dikembangkan sehingga  hasilnya berlipat-lipat ganda.

“Kalau dulu Ottow dan Geissler membawah injil masuk di Pulau Mansinam maka  sebagai pewaris, kita harus terus mengembangkannya sehingga hasilnya berlipat ganda dan menjadi berkat bagi kita,  dan bangsa-bangsa lain  akan datang menerima berkat  di Mansinam,” ucapnya.

Sebagai seorang hamba Allah, Manufandu  berharap, Mansinam  akan terus  dikembangkan sehingga berkembang menjadi pusat Pendidikan Agama Kristen dan tempat Wisata Rohani.

“Mansinam harus dihidupkan dengan kegiatan rohani,  buka sekolah alkitab dan bangun asrama khusus untuk mendidik  anak-anak Papua. Buah-buah Pekabaran Kristus,  harus terus hidup di Mansinam sehingga papua  menjadi zona damai dan berkat bagi bangsa-bangsa yang lain,” ungkap Pdt Soleman Manufandu. (PB16)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: