HUT TNI Ke- 75 Dirayakan Sederhana, Panglima Dikejutkan Sirine Polisi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari mendapat kejutan dari jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat di hari ulang tahunnya yang ke – 75, Senin (5/10/2020) pagi.

Perayaan HUT TNI di masa pandemi Covid – 19 ini, digelar secara sederhana tanpa adanya pertunjukan bakat prajurit dan pameran alutsista atau sistem persenjataan militer, baik berupa kendaraan tempur, kendaraan taktis maupun sistem pertahanan.

Saat itu, secara mendadak dan tak terduga, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing beserta rombongan memasuki lapangan apel sembari menyanyikan lagu selamat ulang tahun diiringi bunyi sirine.

Kedatangan Kapolda diringi pengawalan Patwal secara mendadak mengagetkan Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI I Nyoman Centiasa beserta anak buahnya, tak terkecuali para tamu undangan. Sebab, baru sekitar 20 menit Panglima memberikan arahan, tiba-tiba terdengar nyaring sirine berbunyi. Hal itu membuat Panglima terdiam dan penasaran akan apa yang terjadi.

Tak lama kemudian, Kapolda beserta rombongan Patwal Direktorat Lalu Lintas memasuki lapangan sembari menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Dengan sumringah Panglima langsung turun dari mimbar  dan menyambut ucapan selamat dari Kapolda beserta jajaran.

“Awalnya kaget saya dengar sirine, wahh ada apa ini. Tapi begitu lihat itu mobil Polisi dan ada Kapolda, langsung tahu saya. Ini kejutan buat ulang tahun TNI,” kata Pangdam kepada sejumlah wartawan, seraya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada keluarga besar Polda Papua Barat di Lapangan Apel Makodam XVIII/Kasuari.

Dalam kesempatan itu, Kapolda berharap TNI semakin dicintai rakyat, profesional dan sinergitas TNI/Polri terus terjalin dengan lebih baik lagi. “Semoga semakin dicintai dan profesional,” katanya.

 Tali Asih Veteran

Usai menyaksikan sambutan Presiden, Pangdam bersama Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menggelar bakti sosial berupa pemberian tali asih kepada Veteran dan Warakawuri TNI. Bakti sosial dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada veteran dan Warakawuri karena telah menjadi bagian dari TNI hingga saat ini.

Selain itu, bakti sosial juga digelar untuk meringankan beban ekonomi keluarga para Veteran dan Warakawuri menghadapi masa pandemi Covid – 19, saat dimana sebagian besar masyarakat terdampak pada sektor ekonomi.

“Tali asih ini hanya sebagian kecil dari sumbangsih kami dalam membantu meringankan beban para veteran dan Warakawuri,” ujar Pangam.

Menurut Pangdam, perjalanan panjang pengabdian hingga TNI mencapai kondisi seperti saat ini tentu tidak lepas dari kerja keras yang telah dirintis oleh para pendahulu. Untuk itu, sudah sepatutnya rasa hormat dan terima kasih diberikan kepada para Veteran dan Warakawuri.

“Sebagai generasi penerus, kita wajib melanjutkan perjuangan dan semangat pengabdian, seraya meneguhkan tekad dan komitmen untuk bekerja keras demi bangsa dan negara,” kata mantan Danjen Kopasus itu. (PB13)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 6 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: