Jumlah ‘Uang Duduk’ Bimtek Sirekap Sudah Sesuai Prosedur

MANSEL, papuabaratnews.co — Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mansel, Eduard Kareth menegaskan, pemberian uang duduk bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pada saat mengikuti Bimtek Sistem Informasi Rekapitulasi di salah satu hotel di Manokwari, pada 29-30 November lalu, sudah sesuai sesuai dengan standar biaya masukan, PMK Nomor 78/PMK.02/2019.

“Jadi kita model pembayaran berdasarkan standar APBN. Biaya masukan tahun 2020, PMK Nomor 79 tahun 2019,” ungka Kareth saat ditemui Papua Barat News di Kantor KPU Mansel, Ransiki, Kamis (3/12/2020).

Dia menerangkan, pihaknya sudah menyampaikan besaran uang duduk kepada anggota KPPS, yang dia nilai agak kecil. Namun menurut dia, KPU Mansel harus tetap mengikuti aturan yang ditetapkan.

“Saya menyampaikan kepada mereka, secara hati nurani, kita merasa itu kecil (uang duduk, red). Tapi, mau tidak mau kita tetap terima,” ujarnya.

“Hotel kita bayar. Transportasi juga kita tanggung. Kalau makan, kita  kan masuk hari minggu, snack satu kali, makan satu kali. Hari kedua itu snack satu kali, makan satu kali, terus dilanjut lagi snack satu kali. Jadi mereka terima uang harian Rp115.000 rupiah. Sudah tidak lebih,” sambungnya.

Hal tersebut menjawab keluhan salah seorang anggota KPPS di Laman Facebook. Di mana, akun Facebook dengan nama Geo Haezer Yoweni Paraibabo mengeluhkan, bahwa peserta yang mengikuti Bimtek itu tidak difasilitasi dengan baik. Selain itu, dia mengaku hanya diberikan jatah makan sekali dalam sehari.

“Dalam pelaksanaan kegiatan kami peserta tidak difasilitasi dengan baik. Kita hanya diberi makan sekali dalam sehari dalam mengikuti kegiatan tersebut,” keluhnya.

Satu hal lagi yang dia soroti, adalah jumlah uang duduk yang diterima peserta Bimtek Sirekap. Dia menyebut diberi uang sebesar Rp115.000 perhari.

“Satu hal lagi yang sangat memalukan ialah kami diberi uang sebesar Rp115.000 perhari (uang jajan) ucap salah seorang anggota KPU Mansel, kepada kami peserta KPPS yang mengikuti bimtek saat itu. Tolong hal ini diperhatikan dengan baik, sebab dengan biaya transportasi tidak ditanggung oleh  KPU kabupaten Mansel,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Jumat 4 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: